Bubarkan Balap Liar di Kota Malang, Puluhan Warga Dapat Penghargaan

Bubarkan Balap Liar di Kota Malang, Puluhan Warga Dapat Penghargaan

Muhammad Aminudin - detikJatim
Sabtu, 28 Feb 2026 21:30 WIB
Kapolresta Malang Kota Kombes Putu Kholis Aryana memberi penghargaan warga yang bubarkan balap liar
Kapolresta Malang Kota Kombes Putu Kholis Aryana memberi penghargaan warga yang bubarkan balap liar (Foto: Dok. Istimewa)
Malang -

Kapolresta Malang Kota Kombes Putu Kholis Aryana memberikan penghargaan kepada warga yang berperan aktif membantu pembubaran aksi balap liar. Aksi heroik warga ini terjadi di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kholis mengapresiasi aksi warga tersebut karena menjadi bagian dari penguatan kolaborasi masyarakat dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Penghargaan diberikan menyusul peristiwa viral beberapa waktu lalu, ketika warga bersama komunitas ojek online (ojol) membubarkan balap liar yang meresahkan, beberapa waktu lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi cepat masyarakat itu dinilai mampu mencegah potensi kecelakaan dan gangguan keamanan yang lebih besar di kawasan padat aktivitas tersebut.

Kombes Putu Kholis menegaskan, selain memberikan apresiasi, pihaknya tengah melakukan investigasi mendalam terkait dugaan adanya sindikasi di balik maraknya balap liar di Kota Malang.

ADVERTISEMENT

"Kami sedang mendalami bagaimana pola dan alur kelompok balap liar ini bisa berjalan. Tujuannya untuk mengurai akar persoalan agar tidak terus berulang," ujar Kholis kepada wartawan, Sabtu (28/2/2026).

Menurut Kapolresta, pendekatan investigatif diperlukan karena pola serupa pernah ditemukan saat dirinya bertugas di wilayah lain.

Dengan memetakan jaringan, kata Putu Kholis, pola komunikasi, serta titik kumpul para pelaku, kepolisian berharap dapat melakukan langkah preventif dan preemtif secara lebih terukur.

Sementara terkait pembubaran balap liar di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat). Kapolresta mengapresiasi sikap warga yang sigap melapor dan berkoordinasi dengan aparat.

"Ada masyarakat yang langsung menghubungi kami. Ini bentuk komitmen menjaga keamanan lingkungan. Kami memberikan penghargaan atas peran serta warga yang membantu tugas kepolisian," tegasnya.

Namun ia mengingatkan, langkah pencegahan tetap harus mengedepankan keselamatan dan tidak melanggar hukum. Salah satu warga yang terlibat, Andhika Surya, menjelaskan awalnya pembubaran berlangsung tanpa kekerasan.

Namun sekitar 10-15 menit setelah lokasi dinyatakan aman, seorang terduga pelaku kembali memacu kendaraan dengan suara bising di depan gerai salah satu resto cepat saji di wilayah setempat.

Warga dan pengemudi ojol menghadang, hingga terjadi kerumunan dan aksi pemukulan oleh oknum tak dikenal. Aparat yang datang kemudian mengendalikan situasi dan mengevakuasi kendaraan tersebut.

Pasca kejadian, kawasan Suhat dilaporkan steril dari balap liar selama empat hari terakhir. Meski demikian, warga mengakui para pelaku kerap mengubah jam kemunculan untuk menghindari patroli.

Kapolresta memastikan patroli rutin akan terus ditingkatkan, sembari menuntaskan penyelidikan dugaan jaringan di balik aksi tersebut.

"Tujuan kami jelas, menciptakan Kota Malang yang aman dan kondusif. Penindakan tegas kami lakukan, tetapi sinergi dengan masyarakat adalah kunci utama menjaga ketertiban," pungkas Putu Kholis.



(dpe/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads