Becak Kuli Angkut Hancur Terseret Minibus 10 Km di Tulungagung

Becak Kuli Angkut Hancur Terseret Minibus 10 Km di Tulungagung

Adhar Muttaqin - detikJatim
Selasa, 17 Feb 2026 18:40 WIB
Penyerahan becak motor oleh polisi Polres Tulungagung
Penyerahan becak motor oleh polisi Polres Tulungagung/Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim
Tulungagung -

Satlantas Polres Tulungagung memberikan bantuan becak motor kepada kuli angkut Pasar Ngemplak yang armadanya hancur terseret minibus akibat tabrak lari. Becak motor korban sempat terseret sejauh 10 kilometer.

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Taufik Nabila, mengatakan bantuan diserahkan langsung kepada korban Hartoyo (62) di kediamannya di Kelurahan Tertek, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung. Becak tersebut diharapkan dapat menunjang kembali aktivitas pekerjaan korban di pasar.

"Kasus yang menimpa Pak Hartoyo ini sempat viral karena becaknya ditabrak mobil Panther di depan Pasar Ngemplak saat mengangkut ikan pindang," kata AKP M Taufik, Selasa (17/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu korban terjatuh di lokasi kejadian dan mengalami luka. Sementara itu kendaraan Panther melarikan diri ke arah Kediri dengan posisi becak korban tersangkut di bagian kiri depan.

ADVERTISEMENT

"Becak baru terlepas di wilayah Ngantru, sedangkan kendaraan pelaku terus melaju hingga Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri," jelasnya.

Menurutnya bantuan tersebut sengaja diberikan karena telah menjadi alat utama untuk bekerja mengangkut badang dagangan dari dalam pasar keluar pasar atau sebaliknya.

"Di sisi lain pihak pengemudi Panther tidak sanggup mengganti karena kondisinya mengalami luka serius akibat kejadian di Kediri," imbuhnya.

Taufik menegaskan bantuan alat angkut tersebut hanya diperuntukkan mengangkut dagangan di area pasar dan tidak digunakan untuk angkutan orang di jalan raya.

"Semoga bangunan ini bisa meringankan korban dan yang bersangkutan bisa bekerja kembali," imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah terkait kejadian tabrak lari yang dialami korban akan diselesaikan melalui pendekatan keadilan restoratif (restoratif justice/RJ). Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.

Sementara korban tabrak lari Hartoyo mengaku bersyukur mendapatkan bantuan dari Kasatlantas Polres Tulungagung. Ia mengaku akan memanfaatkan becak motor tersebut untuk kembali bekerja.

"Senang sekali, bisa untuk kerja lagi. Terima kasih Pak Kasatlantas," kata Hartoyo.

Pihaknya mengaku bantuan tersebut cukup bermanfaat untuk menunjang pekerjaannya di Pasar Ngemplak.

"Saya kerja di pasar sudah lama. Biasanya kerja mulai pukul 1 2.00 WIB sampai dengan pukul 4.00 WIB.

Sebelumnya Minggu (8/2/2026) terjadi insiden kecelakaan antara minibus Panther yang dikemudikan Dimyati (50) warga Desa Bago dengan becak motor yang dikemudian Hartoyo (62) warga Kelurahan Tertek. Minibus yang melaju kencang di jalan menabrak korban dan becak motornya.

Bukannya berhenti, pelaku justru kabur sambil menyeret becak korban. Pelaku akhirnya berhenti di Kras, Kediri setelah dikejar warga.



(ihc/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads