Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.179 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Polri secara serentak di seluruh Indonesia, Jumat (13/2/2026). Peresmian nasional yang digelar secara daring ini menjadi bagian dari penguatan layanan gizi masyarakat sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Di Kabupaten Gresik, peresmian tersebut ditandai dengan mulai beroperasinya SPPG Bedilan Polres Gresik di Jalan Basuki Rahmat No. 22. Dapur gizi ini berada di bawah pembinaan Polres Gresik dan dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa keberadaan SPPG merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjawab persoalan mendasar masyarakat. Ia menyebut program ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi menyentuh langsung kebutuhan publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"SPPG ini bukan hanya soal dapur dan makanan, tetapi bagaimana negara hadir memastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi secara berkelanjutan," tegas Ramadhan.
Lebih lanjut, Ramadhan menyampaikan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap operasional dapur gizi tersebut. Dukungan mencakup kesiapan personel, kelengkapan sarana, hingga pengawasan distribusi agar tepat sasaran.
"Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar, mulai dari kebersihan, keamanan pangan, hingga ketepatan penyaluran kepada penerima manfaat," ujarnya.
Dalam pengembangannya ke depan, perluasan jangkauan SPPG akan dilakukan melalui optimalisasi sumber daya yang ada. Polres Gresik membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah desa dan berbagai pihak terkait.
"Kami siap memanfaatkan aset Polri maupun skema pinjam pakai lahan desa. Prinsipnya, semua potensi yang ada harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," kata Ramadhan.
Ia juga menegaskan bahwa kelompok rentan menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan program gizi tersebut. Salah satunya melalui rencana penambahan layanan SPPG di Yayasan SLB Kemala Bhayangkari II Gresik.
"Anak-anak berkebutuhan khusus juga menjadi prioritas. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan asupan gizi yang layak dan berkualitas," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Yanggi Ramadhan menjelaskan bahwa Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Gresik saat ini telah mengoperasikan beberapa SPPG. Titik-titik tersebut berada di Yosowilangun, Pongangan, Manyarejo, Bedilan, dan Randuagung, sementara dua lokasi tambahan di Benjeng dan Driyorejo masih dalam tahap pembangunan.
Pada tahap awal operasional, SPPG Bedilan ditargetkan melayani sekitar 3.000 hingga 4.000 penerima manfaat. Sasaran program meliputi anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat yang berada dalam radius 3 hingga 6 kilometer dari lokasi dapur gizi.
Prosesi peresmian di Gresik ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti, kemudian dilanjutkan peninjauan langsung ke area dapur. Rangkaian kegiatan ditutup dengan mengikuti arahan Presiden RI melalui Zoom Meeting sebagai penanda dimulainya pengoperasian dan pembangunan infrastruktur gizi Polri secara nasional.
(auh/dpe)











































