Kapolresta Malang Kota Distribusikan Peralatan Tanggap Bencana

Kapolresta Malang Kota Distribusikan Peralatan Tanggap Bencana

Muhammad Aminudin - detikJatim
Kamis, 05 Feb 2026 20:50 WIB
Kapolresta Malang Kota Distribusikan Peralatan Tanggap Bencana
Kapolresta Malang Kota Kota Kombes Putu Kholis Aryana mendistribusikan peralatan tanggap bencana ke lima polsek jajaran. (Foto: Istimewa)
Kota Malang -

Keamanan dan keselamatan warga menjadi prioritas mutlak jajaran Polresta Malang Kota. Sebagai langkah preventif dalam menghadapi potensi bencana, sejumlah peralatan tanggap bencana diberikan ke polsek jajaran.

Kapolresta Malang Kota Kombes Putu Kholis Aryana langsung mendistribusikan peralatan tanggap bencana ke lima polsek jajaran yang berada di wilayah hukum Polresta Malang Kota di antaranya Polsek Klojen, Polsek Kedungkandang, Polsek Lowokwaru, Polsek Blimbing, dan Polsek Sukun.

Kapolresta Malang Kota Kombes Putu Kholis Aryana menyatakan distribusi peralatan tanggap bencana menjadi wujud penguatan peran Polri dalam mitigasi bencana sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan personel memberikan pertolongan cepat dan tepat kepada masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat sinergi lintas sektor antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi situasi kebencanaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Putu, dengan adanya kesiapsiagaan terhadap bencana juga diharapkan dapat menekan adanya korban saat terjadinya bencana. Karena kesiapan sejak dini menjadi kunci agar penanganan tidak bersifat reaktif, melainkan terencana dan terkoordinasi.

"Bencana bisa datang kapan saja, tidak mengenal waktu dan tempat. Meski belum maksimal bantuan ini," ujar Putu Kholis kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).

ADVERTISEMENT
Kapolresta Malang Kota Kota Kombes Putu Kholis Aryana mendistribusikan peralatan tanggap bencana ke lima polsek jajaran.Kapolresta Malang Kota Kota Kombes Putu Kholis Aryana mendistribusikan peralatan tanggap bencana ke lima polsek jajaran. (Foto: Istimewa)

"Kami harapkan bermanfaat untuk meningkatkan layanan Polri di tingkat bawah, agar personel lebih siap bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam mitigasi serta penyelamatan masyarakat," sambungnya.

Kombes Putu menambahkan peralatan itu juga bisa digunakan untuk sarana latihan dan simulasi keterampilan sebagai bekal kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terburuk.

Kombes Putu Kholis menekankan bahwa peralatan bencana berfungsi menyelamatkan nyawa, mempercepat evakuasi, melindungi petugas, serta meminimalkan dampak kerugian akibat bencana.

"Peralatan tanggap bencana sangat penting untuk mempercepat penyelamatan, mengurangi risiko korban, dan mendukung penanganan darurat secara cepat serta aman. Ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, Polri untuk masyarakat," pungkasnya.

Setiap polsek menerima satu paket perlengkapan mitigasi bencana yang dapat dimanfaatkan dalam operasi penyelamatan maupun simulasi keterampilan, sebagai bekal kesiapan personel saat menghadapi situasi darurat di wilayah masing-masing.

Adapun rincian perlengkapan diantaranya satu unit chainsaw, empat cangkul, empat kapak, dua linggis, dua arco, lima jas hujan, enam pasang sepatu boot, enam helm safety, dua rompi safety, dua tali tie down kapasitas tiga ton, dua senter besar, dua ban atau pelampung penyelamat, serta tali ban.




(dnp/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads