Cerita Khoiriah Urus SIM Khusus Difabel di Polres Trenggalek

Cerita Khoiriah Urus SIM Khusus Difabel di Polres Trenggalek

Adhar Muttaqin - detikJatim
Kamis, 16 Okt 2025 08:00 WIB
Khoiriah Urus SIM Khusus Difabel di Polres Trenggalek
Khoiriah Urus SIM Khusus Difabel di Polres Trenggalek (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Trenggalek -

Dengan percaya diri, Khoiriah mengendarai sepeda motor roda tiga melintasi jalanan Trenggalek. Meski menyandang disabilitas, perempuan tangguh ini tetap mandiri dan taat aturan dengan memiliki SIM D khusus untuk difabel.

Kepemilikan SIM D pun telah ia pegang lima tahun terakhir. Kini saatnya warga Desa Jati, Kecamatan Karangan, Trenggalek tersebut mengurus perpanjangan di Satpas SIM Polres Trenggalek.

Kedatangan Khoiriah langsung disambut sejumlah petugas Satlantas dengan menyediakan kursi roda. Keberadaan jalur khusus disabilitas di Satpas SIM cukup membantu mobilitas kursi roda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan dibantu petugas, Khoiriah pun mendapatkan pelayanan seperti pemohon SIM lainnya.

ADVERTISEMENT

"Terima kasih Satlantas Polres Trenggalek sudah membantu pengurusan SIM saya. Mudah dan cepat. Dapat bonus bingkisan juga," kata Khoiriah, Kamis (16/10/2025).

Pihaknya berharap pelayanan di Satpas SIM Trenggalek bisa menjadi contoh bagi kantor layanan publik yang lain agar ramah terhadap penyandang disabilitas. Harapannya penyandang difabel mendapat pelayanan setara dengan masyarakat lain.

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Sony Suhartanto, mengatakan seluruh lapisan masyarakat berhak untuk mendapatkan pelayanan yang setara, termasuk Khoiriah dan difabel lainnya.

"Kami akan berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Kami mengapresiasi Bu Khoiriah, meskipun memiliki keterbatasan fisik tapi cukup gigih, dia sehari-hari masih jualan," kata Sony.

Tingginya mobilitas tersebut juga dibarengi dengan ketaatan dalam melengkapi surat-surat kendaraannya, termasuk untuk mengurus SIM D.

"Ini seharusnya bisa menjadi contoh," jelasnya.

Sony mengaku akan terus meningkatkan profesionalisme pelayanan di kantor Satpas SIM, mulai sarana dan prasarana hingga sumber daya manusia (SDM).

"Profesional tidak hanya diukur dari ketaatan prosedur maupun pelayanan prima tetapi juga humanis dan ramah difabel," jelasnya.




(auh/abq)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads