Alumnus UB Masuk Forbes 30 Under 30, Pernah Bekerja 18 Jam/Hari Saat Kuliah

Tim detikJatim - detikJatim
Sabtu, 19 Mar 2022 11:51 WIB
forbes 30 under 30
Dua alumnus Universitas Brawijaya (UB)/Foto: Dok. Istimewa
Malang -

Dua alumnus Universitas Brawijaya (UB) masuk ke daftar Forbes 30 Under 30 Indonesia 2022. Mereka adalah Ashab Alkahfi dan Tubagus Syailendra.

"Forbes 30 under 30 merupakan daftar anak muda yang berusia di bawah 30 tahun. Baik dari kalangan pengusaha, pemimpin, maupun pekerja seni yang berhasil membuat sebuah terobosan," tulis Tubagus dalam artikel di media jejaring LinkedIn, Minggu (19/3/2022).

Ashab merupakan alumnus program studi (prodi) Agroekoteknologi dan Tubagus adalah alumnus Hubungan Internasional. Keduanya lulus tahun 2020.

Keduanya mendapat apresiasi Forbes berkat inovasi mereka di sektor usaha. Ashab dan Tubagus mendirikan perusahaan rintisan (start-up) di bidang peternakan, yakni Chick-in.

"Kami dipertemukan saat baru menempuh kuliah semester 1," tutur Tubagus.

Selama kuliah, keduanya telah malang-melintang di dunia usaha. Seperti menciptakan beberapa bisnis, menjadi peternak unggas, berpartisipasi dalam kegiatan wirausaha, dan kompetisi bisnis.

"Terlihat sangat ambisius di usia kami saat itu, karena kami harus bekerja 18 jam/hari untuk menyeimbangkan kehidupan kuliah dan bisnis saat itu," ucap mahasiswa yang menyelesaikan kuliahnya 3,5 tahun itu.

Usai menjalankan usaha kecil-kecilan dan memenangkan berbagai kompetisi bisnis, mereka mengumpulkan modal untuk mendirikan usaha yang lebih serius. Yakni Chickin Indonesia, start-up di bidang peternakan.

"Karena sejak kita menjadi peternak, kita telah melihat banyak sekali kendala dalam membudidayakan ayam dan industri perunggasan yang memiliki potensi besar untuk berkembang," jelas Tubagus

Start-up tersebut membantu para peternak untuk melakukan aktivitasnya. Seperti pengontrolan suhu kandang ayam secara manual, data harian, bahkan data penjualan.

"Peternak ayam bisa melakukan pengontrolan suhu kandang dari rumah. Serta bisa memasukkan data seperti sarana produksi peternak atau sapronak, data harian, dan data penjualan. Sehingga performa lebih terukur dan dapat meminimalisir resiko melalui tindakan preventif," ungkap Ashab.

Berkat inovasi tersebut, start-up Chickin Indonesia dinilai lolos ke daftar Forbes 30 Under 30 Indonesia.

"Dengan kepercayaan dari orang-orang di sekitar saya, saya merasa sangat terhormat bisa menjadi bagian dari angkatan 30 under 30 Forbes tahun 2022," kata Ashab.



Simak Video "Masuk Forbes 30 Under 30 Asia, Prilly Latuconsina: Seperti Mimpi!"
[Gambas:Video 20detik]
(hse/sun)