Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, Arshaka Ghafa El Faezya (4) dilaporkan hilang dan diduga jadi korban pembunuhan suaminya, Dwi Bagus. Rekaman CCTV penampakan terakhir Dini dan anaknya sebelum dilaporkan hilang beredar.
Dalam rekaman CCTV indekos tertanggal 19 September, tampak momen Dini dan anaknya dijemput Dwi Bagus, suami sirinya di kosnya. tampak Dwi Bagus turun bersama Dini dan anaknya. Dini yang mengenakan kaus berwarna putih berjalan di depan dengan membawa tas dan botol air.
Keduanya kemudian diajak menginap Dwi Bagus di sebuah hotel Madiun. Sesampainya di hotel sekitar pukul 14.07 Wib, ketiganya turun dari mobil dan masuk ke lobi hotel. Dwi terekam sedang melakukan check-in di resepsionis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tangkapan layar CCTV berikutnya memperlihatkan Dwi Bagus sempat kembali ke mobil dan membawa sleeping bag dengan menggandeng anak Dini. Momen itu disebut setelah Dwi menghabisi Dini.
Sumber detikJatim menyebut bahwa dugaan pembunuhan yang dilakukan Dwi dinilai lebih sadis dibandingkan kasus mutilasi Uswatun 'koper merah' di hotel Kediri pada awal 2025. Hal itu sempatdisinggung oleh Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur.
Momen terakhir Dini dan anaknya dijemput Dwi Bagus sebelum dilaporkan hilang karena diduga dibunuh (Foto: Dok. Istimewa) |
"Pernah monitor Jatanras mengungkap kasus koper merah? Sama itu gerakannya, sama itu," kata Jumhur kepada detikJatim, Minggu (25/10/2026).
Jumhur juga membenarkan bahwa Dini dan anaknya yang hilang diduga kuat dibunuh doleh Dwi Bagus. "Iya dugaan (pembunuhan) ya, kita tinggal nunggu dia tertangkap dan pengakuan saksi-saksi gimana nanti," ujar Jumhur.
Sebelumnya, viral di sosial media seorang perempuan bernama Dini Hardiyanti (30) dan anaknya yang berusia 4 tahun hilang sejak 20 September 2026. Informasi ini diunggah pemilik akun Threads @jehannaz9f yang membeberkan kronologi kejadian hilangnya ibu dan anak itu diduga usai bertengkar dengan suaminya.
Kejadiannya bermula ketika Dini dan suami terlibat pertengkaran besar di sebuah rumah makan ayam penyet di Ponorogo, Jawa Timur. Dalam utas itu disebutkan bahwa suami sempat membanting ponsel miliknya dan Dini.
"Berdasarkan pengakuan awal, suami meninggalkan korban di jalan setelah pertengkaran tersebut. Korban pergi tanpa membawa barang-barang pribadi dari kosan dan diduga tidak memegang uang," tulis akun @jehannaz9f dikutip detikJatim, Minggu (25/10/2026).

