Kabur Usai Bacok Pemilik Toko Emas di Jember, Perampok Nyaris Tabrak Siswa

Kabur Usai Bacok Pemilik Toko Emas di Jember, Perampok Nyaris Tabrak Siswa

Yakub Mulyono - detikJatim
Kamis, 22 Okt 2026 13:29 WIB
Komplotan perampok toko emas di Jember kabur hingga nyaris tabrak siswa
Komplotan perampok toko emas di Jember kabur hingga nyaris tabrak siswa/Foto: Istimewa
Jember -

Mobil Toyota Yaris putih yang diduga dikendarai komplotan perampok Toko Mas Murni melaju kencang dan nyaris menabrak rombongan anak sekolah saat melarikan diri di Jalan Sultan Agung, Jember. Itu terjadi usai pelaku melukai ibu dan anak pemilik toko emas serta menggasak satu tas berisi valuta asing (valas).

Seorang saksi mata di sekitar lokasi, Sucahyo, mengaku melihat kendaraan berpelat nomor G 1217 EG tersebut melaju ugal-ugalan ke arah timur. Mobil itu bahkan hampir menyapu rombongan siswa yang tengah menyeberang jalan di depan Masjid Jamik kawasan Alun-alun Jember.

"Mobil putih itu kabur ke arah timur, di depan Masjid Jamik mobil tersebut hampir menabrak rombongan anak sekolah yang sedang menyeberang jalan," katanya, Kamis (22/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sucahyo menambahkan, sejumlah warga setempat sempat memacu kendaraan untuk mengejar mobil berwarna putih tersebut. Namun, saat itu warga belum menyadari bahwa pengemudi mobil merupakan pelaku perampokan bersenjata tajam.

ADVERTISEMENT

"Saat itu warga belum menyadari bahwa pengemudi mobil merupakan pelaku perampokan bersenjata tajam," ujarnya.

Aksi perampokan itu terjadi sangat cepat di Toko Mas Murni sekitar pukul 08.00 WIB. Saksi mata di sekitar toko, Tejo, menceritakan awal mulanya ia hanya curiga dengan keberadaan kendaraan pelaku yang mendadak berhenti di depan toko.

"Saya kira ada masalah apa, kok tiba-tiba ada mobil keluar gerombolan, langsung saya ke lokasi," ungkapnya.

Dua orang pelaku yang mengenakan masker dan jaket bertudung langsung masuk dan menyerang pemilik toko menggunakan celurit. Korban sang ibu mengalami luka bacok di kepala, sedangkan anak laki-lakinya (Aliong) terkena sabetan pada bagian tangan.

"Di dalam ada dua orang yang bacok, yang satunya di depan pintu dan satunya masuk ke dalam," paparnya.

Usai melukai para korban, pelaku langsung membawa kabur tas berisi valas dan berlari keluar menuju kendaraan yang sudah bersiap. Tejo menyebut kedua korban langsung bersimbah darah tak lama setelah serangan brutal tersebut.

"Sudah kelihatan anaknya sama ibunya sudah berdarah, lalu saya lapor ke polisi," tandasnya.



(hil/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads