Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Perak Surabaya Agustinus Maun akhirnya buka suara terkait insiden terbaliknya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Dia menjelaskan bahwa SOP sebelum kapal diizinkan berlayar sudah dilakukan.
Maun menegaskan bahwa KM Virgo Transport 8 telah mengantongi sertifikat kelaikan berlayar yang masih berlaku. Dia juga menyampaikan bahwa seluruh prosedur kapal sebelum berlayar telah dipenuhi.
"Kapal ini memiliki sertifikat keselamatan yang sudah diperiksa masa berlaku sampai dengan Februari 2027 seperti yang disampaikan seperti klasifikasi di Indonesia itu berlaku sampai Mei 2027," kata Maun kepada awak media di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (14/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait prosedural kapal sebelum berlayar, Maun menyatakan bahwa KSOP juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap KM Virgo Transport 8 mulai dari manifes hingga legalitas. Ia menyatakan seluruhnya tak ada kendala.
"Yang pasti sebelum kapal itu berlayar kami sudah mengecek dan memastikan seperti yang disampaikan seluruh persyaratan sudah, baik kapalnya secara teknis maupun sumber daya manusianya, nakhoda, dan seluruh kru itu laut lalu kami berikan surat prosedural berlayar," ujarnya.
Diketahui bahwa Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026). Dalam perjalanan melintasi Laut Jawa, kapal yang membawa 243 orang yang terdiri atas kru, penumpang, serta sopir dan kernet kendaraan, dilaporkan menghadapi kondisi cuaca buruk.
Sekitar pukul 02.00 waktu setempat pada Minggu (13/9), kapal mengalami kemiringan atau listing. Komunikasi dengan kapal pun terputus. Kantor SAR Banjarmasin menerima laporan insiden ini sekitar pukul 04.10 Wita dan mengerahkan KN SAR Laksmana 241 untuk pencarian dan pertolongan.
Titik terakhir kapal berada di sekitar perairan Masalembo, dengan jarak sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
Sebanyak 114 korban Kapal Virgo Transport 8 sudah dievakuasi. Enam di antaranya dinyatakan meninggal. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut sudah ada tiga kapal pengangkut korban yang tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
"Sudah ada tiga kapal mendarat, dengan membawa 86 penumpang Kapal Virgo," ujar Dudy dilansir dari detikKalimantan, Senin (14/9/2026).
Dudy mengatakan ada 129 penumpang Kapal Virgo yang hingga kini masih dalam proses pencarian. Mengenai kondisi para korban yang sudah tiba di Banjarmasin, ia menyebut sebagian mengalami luka dan memerlukan penanganan medis sehingga dilarikan ke RS terdekat.
"Korban selamat itu ada yang membutuhkan perawatan dikirim ke RS, korban selamat yang kondisinya baik diserahkan ke operator pelayaran untuk dikembalikan ke rumahnya masing-masing," tutupnya.
