Polisi Ungkap Dugaan Modus Maling Bobol 2 Rumah Kosong di Gununganyar

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Jumat, 04 Sep 2026 23:15 WIB
Foto: Ilustrasi maling (dok. detik)
Surabaya -

Polisi mengungkap dugaan modus pembobolan dua rumah kosong di Gununganyar, Surabaya. Pelaku diduga masuk dengan menjebol atap bagian belakang rumah, kemudian menggunakan tangga untuk keluar-masuk.

Dua rumah yang dibobol berada di Gununganyar Tambak Gang 4A Nomor 8 atau Gang Apel dan Gununganyar Tambak Gang Durian Nomor 15 Surabaya. Kedua rumah tersebut diketahui dalam kondisi tak berpenghuni atau kosong.

Data dan informasi yang diperoleh detikJatim menyebutkan sejumlah barang bukti ditemukan di lokasi. Di antaranya gembok yang telah dipotong, tangga, puntung rokok, serta jejak kaki.

Sementara itu, sejumlah barang berharga di rumah korban telah raib. Barang yang masih tersisa di lokasi di antaranya kulkas dan kompor tanam.

Salah satu korban, Mirna Aprilia, diketahui terakhir mengecek rumahnya pada Juli 2026. Saat itu, kondisi rumah masih normal. Namun, awal Agustus tak sempat datang karena sedang umrah.

Waktu pasti pembobolan pun hingga kini belum diketahui polisi. Korban mendapat informasi dari warga bahwa kemungkinan terduga pelaku beraksi sekitar pukul 02.00. Tapi, dugaan tersebut belum dapat dipastikan lantaran rumah tersebut tidak dilengkapi CCTV.

Kapolsek Gununganyar Iptu Tulus Wibowo membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, besar kemungkinan pelaku naik tangga usai berhasil menjebol atap dari sisi belakang rumah.

"Dugaannya naik dan turun pakai tangga, di lokasi sepi memang, padahal siang bolong (saat olah TKP)," kata Tulus saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (4/9/2026).

Tulus memperkirakan korban merugi hingga puluhan juta rupiah. Mengingat, sejumlah benda di rumah para korban raib, termasuk sparepart mobil BMW dan Range Rover.

"Total kerugian korban pertama (Mirna) sekitar Rp 25 juta totalnya dan kalau satunya (Dewi Mustika) Rp 30 juta," ujarnya.

Eks personel Biro Ops Polda Jatim itu menegaskan pihaknya tak hanya melakukan penyelidikan seorang diri. Melainkan dibantu juga oleh tim dari Unit Jatanras dan Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

"Lidik dari Polsek, tapi di-backup Tim Resmob dan Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya," pungkasnya.

Sebelumnya, pembobolan rumah terjadi di kawasan Gununganyar, Surabaya. Dua rumah kosong yang ditinggal pemiliknya disatroni maling hingga sejumlah barang yang sengaja ditinggalkan di dalam rumah raib.

Kapolsek Gununganyar Iptu Tulus Wibowo membenarkan adanya kejadian tersebut. Tulus menyebutkan ada sejumlah benda yang raib dicuri maling. Mulai dari AC, TV, hingga sparepart sejumlah mobil pabrikan Eropa.

"Di TKP pertama (Gang Apel) ada pompa air, tabung elpiji, ac, velg mobil BMW dan Range Rover, freon ac, laptop. Memang rumah kosong dan tak dihuni pemiliknya. Kalau di Gang Durian, meteran pdam, pompa air, Tv, dan LPG 12 kg," ujarnya.



Simak Video "Video: Polisi Bekuk Maling yang Gasak Harta Korban Rp 75 Juta di Makassar"

(auh/abq)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork