Terungkap Kondisi yang Dialami Pria Pembakar Al-Quran di Banyuwangi

Terungkap Kondisi yang Dialami Pria Pembakar Al-Quran di Banyuwangi

Eka Rimawati - detikJatim
Jumat, 04 Sep 2026 16:45 WIB
Patung garuda dan potongan uang rupiah, dolar beserta BPKB di ruang tamu rumah orang tua AR
Patung garuda dan potongan uang rupiah, dolar beserta BPKB di ruang tamu rumah orang tua AR. (Foto: Istimewa)
Banyuwangi -

Kasus pembakaran Al-Quran yang dilakukan oleh pria berinisial AR di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Banyuwangi mengungkap fakta baru. Ibu kandung AR, SF, membeberkan bahwa putranya tersebut telah mengalami gangguan kejiwaan sejak tahun 2019.

SF mengungkapkan, AR alami gangguan kejiwaan setelah resmi bercerai dari istrinya. Akibat peristiwa itu, ia mengalami depresi dan perilakunya berubah drastis. AR kerap tidak pulang ke rumah dan memilih tidur sembarangan di jalanan. Keberadaan AR yang serba tidak pasti membuat SF dilanda kecemasan hebat hingga sering tidak bisa tidur setiap malam.

"Sejak saat itu (2019) tidak pernah di rumah. Kalau malam saya tidak bisa tidur memikirkan dia," ujar SF, Jumat (4/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski jarang berada di rumah pada siang hari, AR biasanya baru terlihat saat sore hari ketika ada warga yang memanggil jasanya untuk memperbaiki mesin. AR sendiri diketahui memiliki dua orang anak laki-laki dari pernikahannya.

Aksi penyimpangan AR ternyata tidak hanya membakar Al-Quran. SF membeberkan bahwa putranya tersebut kerap merusak barang-barang berharga lainnya. AR tercatat sering menggunting uang kertas pecahan Rp 50.000 hingga Rp 100.000.

ADVERTISEMENT

Tak berhenti di situ, AR juga pernah merusak dokumen penting berupa satu buah BPKB kendaraan roda dua. BPKB tersebut digunting oleh AR, lalu potongan-potongannya ditempel di dinding rumah dan disusun berjajar tepat di bawah patung Garuda.

"Gunting uang dan BPKB pernah, ditempel di dinding bawah patung garuda. Terus Garudanya dikasih sorban putih itu," kata SF menambahkan.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut serta berencana melakukan pemeriksaan kejiwaan secara medis terhadap AR guna memastikan kondisi psikologisnya secara hukum.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads