85 Siswa-Guru SMPN Jombang Santap MBG Kemarin tapi Keracunannya Hari Ini

85 Siswa-Guru SMPN Jombang Santap MBG Kemarin tapi Keracunannya Hari Ini

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Kamis, 03 Sep 2026 16:30 WIB
Penanganan medis puluhan siswa dan guru SMPN Kabuh, Jombang setelah mengalami gejala keracunan
Penanganan medis puluhan siswa dan guru SMPN Kabuh, Jombang setelah mengalami gejala keracunan (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Jombang -

Sebanyak 85 siswa dan guru SMPN 1 Kabuh, Jombang keracunan setelah menyantap menu makan bergizi gratis (MBG). Dari jumlah itu, kini 7 siswa harus menjalani rawat inap di fasilitas kesehatan setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada menjelaskan, para siswa dan guru yang mengalami keracunan diketahui menyantap MBG kemarin Rabu (2/9), namun gejala keracunan baru muncul hari ini, Kamis (3/9).

Ia menambahkan, dari hasil pendataan sementara, tercatat ada 81 siswa dan 4 guru SMPN 1 Kabuh. Namun jumlah korban tersebut diperkirakan masih terus bertambah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Totalnya masih dijumlah. Karena kalau dihitung sama yang kemarin, itu banyak. Ini masih dibuatkan laporannya. Kalau yang hari ini hampir 85, termasuk 4 guru," kata dr Hexawan.

ADVERTISEMENT

Terpisah, siswa Kelas 7 SMPN 1 Kabuh, Teofilus Darihan Prasasti mengaku mengalami gejala klinis keracunan sejak Rabu (2/9) malam. Sampai dirinya berangkat ke sekolah hari ini, gejala tersebut belum sepenuhnya reda. Sehingga pihak sekolah membawanya berobat ke Puskesmas Kabuh pagi tadi.

"Ini mual sama pusing sejak tadi malam. Sudah agak membaik. Tadi masih ada mual, masih terasa," ujarnya kepada wartawan di Puskesmas Kabuh.

Teofilus mengalami gejala keracunan setelah menyantap MBG di sekolahnya kemarin siang. MBG dari SPPG Mangunan, Yayasan Sehat Tempat Makan Jakarta tersebut berisi nasi putih, udang saus padang, tahu susu, tumis wortel, sawi putih dan brokoli, serta buah pepaya. Ia mencurigai udang sudah basi.

"Yang bau itu udangnya. Sebenarnya rasanya biasa saja, tapi baunya agak gimana gitu, baunya ya kaya amis. Makan punya teman-teman juga, jadi lebih dari lima (udang)," ungkapnya.

Siswi SMPN 1 Kabuh, Elena Lukitaningsari juga sampai saat ini masih merasa pusing dan mual. Sakitnya itu ia rasakan sejak kemarin sore. Siswi kelas 8 ini juga ikut memakan MBG di sekolahnya kemarin siang.

"Karena kemarin makan itu, MBG-nya itu. Rasa udangnya agak asem, endak tahu, pokoknya asem gitu, ada kotorannya. Ndak semua, cuma makan satu (udang) sama sayur," jelasnya.

Sejauh ini tercatat 81 siswa dan 4 guru SMPN 1 Kabuh keracunan MBG dari SPPG Mangunan. Terdiri dari 70 siswa dibawa berobat ke Puskesmas Kabuh, 7 siswa di Klinik Pratama Ploso dan 8 siswa di Klinik Asy Syifa Ploso.

Dari jumlah itu, 7 siswa dirawat inap di Puskesmas Kabuh. Sedangkan kondisi 4 guru membaik setelah minum obat di rumah masing-masing.

SPPG Mangunan mendistribusikan MBG untuk 639 siswa, serta 47 guru dan pegawai SMPN 1 Kabuh pada Rabu (2/9). Setiap harinya, dapur MBG ini menyediakan 2.899 porsi untuk 19 sekolah penerima manfaat.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads