Cewek Mabuk Bawa Outlander Tewaskan Warga di Surabaya Jadi Tersangka!

Cewek Mabuk Bawa Outlander Tewaskan Warga di Surabaya Jadi Tersangka!

Aprilia Devi - detikJatim
Senin, 24 Agu 2026 11:56 WIB
Cewek mabuk pengemudi Outlander marah-marah usai tabrak warga di Surabaya
Cewek mabuk pengemudi Outlander marah-marah usai tabrak warga di Surabaya/Foto: Tangkapan layar
Surabaya -

Pengemudi Mitsubishi Outlander bernopol L-1049-OO, ENR (32), kini resmi menjadi tersangka setelah terlibat kecelakaan beruntun di Surabaya. Perempuan tersebut diduga mengemudi dalam pengaruh alkohol hingga menabrak dua kendaraan di dua lokasi berbeda dan menyebabkan seorang pria meninggal dunia.

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Taman Apsari dan Jalan Gubernur Suryo pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Polisi menyebut ENR telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan, ENR telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan yang menewaskan satu orang tersebut. Tersangka juga telah telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan," ungkap Galih, Senin (24/8/2026).

ADVERTISEMENT

Galih mengatakan, kecelakaan bermula saat ENR mengemudikan Outlander dari arah selatan ke utara di Jalan Taman Apsari.

"Saat berbelok ke kiri, ENR kehilangan konsentrasi. Mobilnya kemudian menabrak taksi listrik VinFast bernopol L-1611-UG yang sedang terparkir di sisi kanan jalan," ujar Galih.

Taksi listrik tersebut dikemudikan oleh FDK (22). Setelah menabrak taksi listrik, ENR tidak berhenti. Dia melaju meninggalkan lokasi menuju Jalan Gubernur Suryo.

Sesampainya di depan Alun-Alun Surabaya, ia kembali menabrak. Korbannya adalah RPK (25) yang sedang menaikkan barang ke mobil pikap Mitsubishi L300 miliknya yang sedang terparkir.

"Kendaraan tersebut menabrak RPK. Korban mengalami luka berat akibat kecelakaan tersebut. Korban kemudian dilarikan ke UGD RSUD Dr Soetomo Surabaya," tutur Galih.

Namun, nyawa korban tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan.

Galih mengatakan kondisi ENR saat kejadian diduga dipengaruhi alkohol. Bahkan, pengemudi sempat marah-marah kepada orang-orang yang datang ke lokasi kecelakaan.

"Marah-marah ke orang-orang yang datang ke TKP, namanya orang mabuk," kata Galih.

"Kalau melawan petugas tidak ada," imbuhnya.

Selain diduga mengemudi dalam pengaruh alkohol, ENR juga diketahui tidak memiliki SIM dan STNK saat mengemudikan kendaraan tersebut.

Hasil olah TKP awal menunjukkan faktor kelalaian manusia menjadi penyebab utama kecelakaan.

"Pengemudi mengendarai kendaraan tanpa konsentrasi di bawah pengaruh minuman beralkohol," pungkasnya.

Lihat juga Video 'Viral: Pria Bugil Ngamuk di Jaksel, Pemotor Dihajar!':

(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads