Pria berinisial FA, warga Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang menjadi korban penganiayaan oleh istrinya sendiri berinisial AY. Kemaluannya dipotong oleh istri yang terbakar cemburu pada Jumat (14/8).
Menurut Humas RSUD dr Haryoto Lumajang, dr Yanna Susanti, korban hingga saat ini masih menjalani perawatan secara intensif di RSUD dokter Haryoto Lumajang.
Yanna menambahkan, saat Pasien datang ke IGD RSUD dr Haryoto, terhadap yang bersangkutan langsung dilakukan tindakan di kamar operasi oleh dokter spesialis urologi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini pasien sudah berada di ruang perawatan dengan kondisi yang menurutnya masih terdapat nyeri. Dia menyebutkan bahwa luka korban sudah membaik tetapi pihak medis di rumah sakit masih terus memantau dan mengobservasi.
"Saat ini korban masih menjalani perawatan di RS, korban masih mengalami nyeri namun untuk luka sudah mulai membaik," kata Yanna kepada detikJatim, Senin (17/8/2026).
Dia juga menyebutkan bahwa saat ini dokter masih melakukan pengobatan antibiotik dengan memberikan obat penghilang nyeri. Pasien juga sudah mulai menjalani latihan mobilisasi duduk aktif secara bertahap.
"Dokter saat ini masih melakukan pengobatan terhadap pasien, mudah-mudahan segera sembuh," pungkas Yanna.
Peristiwa KDRT itu terjadi Jumat (14/8) pagi di rumah korban. Informasi yang dihimpun detikJatim, AY mengambil sebilah celurit dari belakang rumah sebelum melakukan penganiayaan terhadap suaminya.
Usai melukai korban, AY melarikan diri. Sementara FA yang mengalami luka serius segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan polisi segera melakukan pencarian terhadap sang istri hingga akhirnya berhasil mengamankan AY.
"Kami menerima laporan ada kekerasan dalam rumah tangga. Terduga pelaku sudah di Polres Lumajang," kata Suprapto.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap AY untuk mengetahui penyebab penganiayaan tersebut. Dari pemeriksaan awal, pelaku mengaku nekat melukai suaminya karena cemburu.
"Dari keterangan pelaku, dia sengaja memotong kemaluan suaminya karena cemburu," ujar Suprapto, Sabtu (15/8/2026).
