Konter HP di Ponorogo Dibobol Maling, Segini Kerugiannya

Konter HP di Ponorogo Dibobol Maling, Segini Kerugiannya

Charolin Pebrianti - detikJatim
Senin, 03 Agu 2026 18:00 WIB
Konter HP yang dibobol maling di Ponorogo
Konter HP yang dibobol maling di Ponorogo (Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim)
Ponorogo -

Aksi pencurian menyasar sebuah toko konter HP di Desa Tamansari, Kecamatan Sambit, Ponorogo. Pelaku membobol toko saat malam hari dan membawa kabur uang tunai Rp 25 juta serta empat unit handphone.

Karyawan konter hp, Kartika Intan baru mengetahui tokonya dibobol saat hendak membuka usaha sekitar pukul 07.00 WIB, Minggu pagi. Saat itu kondisi toko sudah berantakan.

"Saya kurang tahu kejadiannya karena malam. Pas buka toko pagi jam 07.00 WIB, toko sudah berantakan semua. Rak-rak sudah turun semua, silikon HP juga jatuh semua," ujar Kartika, Senin (3/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kartika mengatakan pelaku diduga masuk melalui bagian atas bangunan dan belakang kamar mandi. Selain membawa kabur uang tunai, pelaku juga menggondol empat unit handphone yang dijual di konternya.

"Yang hilang uang sama HP. Kalau ditotal sekitar Rp 25 juta. HP yang hilang ada empat. Pelaku masuk lewat atas dan belakang kamar mandi," katanya.

ADVERTISEMENT

Tak hanya itu, kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di toko juga dirusak pelaku sehingga tidak ada rekaman yang bisa dijadikan petunjuk.

"CCTV diputus semua, dirusak pelaku. Kejadian seperti ini baru pertama kali," imbuhnya.

Kapolsek Sambit AKP M Isa Latip membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Saat menerima laporan, kondisi toko sudah berserakan. Setelah kami cek, ada empat HP yang sempat dibawa pelaku. Tiga di antaranya ditemukan dibuang di semak-semak, sedangkan satu unit masih belum ditemukan. Selain itu uang tunai sekitar Rp 25 juta yang disimpan di dalam kardus juga hilang," terang Isa.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan bekas lubang di bagian atap yang diduga menjadi akses masuk pelaku ke dalam toko.

"Setelah kami melakukan pengecekan di lapangan, ternyata di atap ada bekas lubang. Kemungkinan sebelum melakukan pencurian pelaku sudah mengetahui kondisi TKP sehingga CCTV lebih dulu dirusak," jelasnya.

Polisi menduga aksi tersebut dilakukan lebih dari satu orang. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan, olah TKP lanjutan, dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.

"Kemungkinan pelaku lebih dari satu orang. Kami masih melakukan penyelidikan, olah TKP lanjutan, dan akan mengembangkan keterangan dari para saksi," pungkas Isa.



(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads