Pria Pasuruan Bacok Kakak Ipar di Pasar Ikan gegara Alat Pancing

Pria Pasuruan Bacok Kakak Ipar di Pasar Ikan gegara Alat Pancing

Muhajir Arifin - detikJatim
Senin, 03 Agu 2026 23:15 WIB
Kakak ipar yang dibacok pria Pasuruan di Pasar Ikan.
Kakak ipar yang dibacok pria Pasuruan di Pasar Ikan. (Foto: Istimewa)
Pasuruan -

Seorang pria di Pasuruan membacok kakak ipar di depan khalayak ramai hingga terkapar. Perselisihan keluarga hingga berujung aksi berdarah ini diduga dipicu masalah sepele, yakni karena alat pancing.

Aksi pembacokan dilakukan pria berinisial SO warga Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, kepada MU (46). Korban dibacok saat bekerja di Pasar Ikan, Kelurahan Mayangan, Kecamatan Panggungrejo, Senin (3/8/2026) sekitar pukul 00.45 WIB.

Korban mengalami luka bacok di bagian punggung. Ia langsung dievakuasi oleh Tim Public Safety Center (PSC) Dinas Kesehatan Kota Pasuruan ke RSUD dr R Soedarsono untuk mendapatkan perawatan medis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan keterangan awal, peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan keluarga yang berkaitan dengan dugaan pengambilan alat pancing atau jaring milik terduga pelaku berinisial SO oleh anak korban," kata Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Muhammad Junaidi.

Mengetahui adanya permasalahan tersebut, korban sempat mendatangi SO untuk memberikan penjelasan. Namun, terduga pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga sebagai adik ipar korban diduga tidak menerima penjelasan tersebut sehingga terjadi perselisihan.

ADVERTISEMENT

"Beberapa saat kemudian, saat korban sedang bekerja di Pasar Ikan sekitar pukul 00.45 WIB, SO mendatangi korban dan langsung melakukan pembacokan hingga mengenai punggung korban," terang Junaidi.

Aparat Polsek Purworejo yang menerima laporan kejadian tersebut pada Senin pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi kejadian dan selanjutnya menuju RSUD dr R Soedarsono untuk meminta keterangan awal dari korban yang saat itu telah mendapatkan penanganan medis.

Kasus dugaan penganiayaan tersebut kini masih dalam penanganan kepolisian. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian serta memeriksa pihak-pihak yang terkait.



(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads