Kelompok pengamen membawa kabur motor warga di Desa Martopuro, Purwosari, Pasuruan. Pelaku memanfaatkan kelengahan warga yang tak menyangka pengamen nekat melakukan pencurian.
Salah satu warga, Kris, menceritakan peristiwa yang terekam CCTV itu. Menurutnya, pelaku berjumlah tiga orang.
"Ada tiga orang ngamen keliling kampung habis Isya. Setelah dikasih uang, mereka pergi, lalu balik lagi. Pas keluar rumah, ternyata motornya sudah diambil," kata Kris, Senin (6/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kris menceritakan pemilik motor bernama Popong. Malam itu, sehabis Isya, ia datang bertamu ke rumah rekannya, Sukron, di Dusun Kemantren, Dusun Kemantren, Desa Martopuro, Purwosari. Korban memarkirkan sepeda motor Honda Vario miliknya di depan rumah Sukron dengan kondisi kunci masih menempel di motor.
Di saat bersamaan, berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, terlihat tiga orang pengamen berkeliling kampung dari rumah ke rumah. Sampailah mereka di rumah Sukron. Setelah menerima uang, ketiganya sempat meninggalkan lokasi.
Tak lama kemudian mereka kembali dan diduga melihat ada sepeda motor yang terparkir tanpa pengawasan. Memanfaatkan kelengahan pemilik, salah seorang pelaku langsung menaiki motor tersebut dan membawanya kabur.
Aksi itu sontak diketahui warga yang berusaha mengejar para pelaku.
Pengejaran berlangsung dramatis. Sejumlah warga berlari mengejar motor curian hingga keluar kampung. Bahkan, beberapa warga terlihat terjatuh berkali-kali saat berusaha menghentikan laju pelaku. Meski demikian, kawanan pencuri berhasil lolos dari kejaran.
"Di sini memang sering ada pengamen keluar masuk kampung. Tapi baru kali ini mereka mencuri motor," terang Kris.
Menurut Kris, di desanya kerap menjadi sasaran pencurian kendaraan bermotor. Bahkan, warga menyebut aksi serupa sudah terjadi berkali-kali sehingga membuat masyarakat semakin resah.
"Di daerah sini sudah sering sekali kehilangan motor, mungkin sekitar sepuluh kali," jelasnya.
Warga sudah geram. Warga berharap pelakunya segera ditangkap supaya kejadian seperti ini tidak terus terulang.
