Penyelidikan kasus kematian Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50), seakan buntu. Polisi belum juga mengungkap siapa pelaku yang diduga menghabisi nyawa korban.
Di tengah kebuntuan penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian. Muncul berbagai spekulasi warganet mengenai sandal yang dipakai pria berinisial E saat berfoto bersama korban identik dengan salah satu hotel di Malang.
Dari foto-foto yang beredar, sandal warna merah maroon itu tampak beberapa kali dikenakan E saat bersama korban. Penelusuran detikJatim, sandal itu memang mirip dengan salah satu hotel yang berada di Kota Malang. Sayangnya, pihak hotel bersangkutan tidak merespons saat dikonfirmasi mengenai kebenaran sandal yang dipakai terduga pembunuh itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya mengungkapkan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi dari penyidik mengenai sepasang sandal yang sudah menjadi petunjuk baru sekaligus barang bukti penyelidikan.
Sejauh ini, pihak keluarga mengetahui bahwa sepasang sandal itu memang beberapa kali dikenakan oleh pria berinisial E dalam sejumlah foto yang diunggah oleh korban di akun media sosial pribadinya
"Belum tahu (sandal jadi barang bukti), seperti banyak beredar di media sosial, sandal yang dikenakan itu dari salah satu hotel di Kota Batu," kata Rising saat dikonfirmasi detikJatim, Kamis (2/7/2026).
Penampakan Terduga Pelaku Sekdin Pembunuhan PKPR Bangkalan Foto: Dok. Istimewa |
Dugaan mengenai asal sandal yang dipakai pria Insial E adalah sandal salah satu hotel di Malang ini seolah menguatkan kronologi menghilangnya korban hingga akhirnya ditemukan meninggal di mobil dinasnya di parkiran Terminal 1 Bandara Internasional Juanda.
Sesuai dengan kronologi yang disampaikan keluarga melalui kuasa hukumnya, korban Ruly memang pamit ke keluarganya mengikuti rapat kerja pada Kamis (18/6). Korban menyebutkan rapat itu akan berlangsung hingga Sabtu (20/6).
Saat itu korban berangkat mengendarai mobil dinas Toyota Kijang Innova hitam berpelat merah M 1090 GP dari Bangkalan. Pada Kamis malam, korban sempat memberi kabar kepada anaknya bahwa dia sudah berada di kawasan Pujon, Malang. Pihak keluarga tidak menaruh curiga karena korban memang memiliki kerabat di wilayah itu.
Sesuai informasi yang diterima keluarga, pria yang diduga bersama korban sebelum ditemukan meninggal diperkirakan berusia di atas 50 tahun. Lelaki itu juga diketahui berasal dari luar Pulau Jawa yang saat ini tinggal di salah satu kecamatan wilayah Kabupaten Malang.
"Tempat tinggalnya di salah satu kecamatan di Kabupaten Malang. Yang bersangkutan usianya diperkirakan di atas 50 tahun. Informasi yang kami peroleh, berasal dari luar Pulau Jawa, diduga dari wilayah Sulawesi," bebernya.
Rising mengaku belum menerima informasi lebih jauh dari hasil penyelidikan pihak kepolisian. Pihaknya berharap polisi dapat segera mengungkap pelaku yang diduga telah membunuh korban itu.
"Keberadaannya kita tidak tahu, semoga bisa segera ditangkap," pungkasnya.
(auh/dpe)

