Blak-blakan Pembacok Remaja hingga Tewas Saat Anniversary Persebaya

Blak-blakan Pembacok Remaja hingga Tewas Saat Anniversary Persebaya

Amir Baihaqi - detikJatim
Rabu, 24 Jun 2026 19:15 WIB
MN (22) alias Nabil, tersangka pembacok remaja saat konvoi Anniversary Persebaya
MN (22) alias Nabil, tersangka pembacok remaja saat konvoi Anniversary Persebaya (Foto: Dok. Istimewa)
Surabaya -

MN (22) alisa Nabil, pelaku pembacok Gionaldo Abraham Dandel (16) alias Aldo saat perayaan Anniersary Persebaya telah ditangkap dan ditetapkan tersangka. Ia buka-bukaan soal aksinya yang menewaskan korban.

Tersangka mengaku sebelum membacok korban di Jalan Sumatera, dirinya sempat pesta minuman keras (miras) bersama teman-temannya. Ia sendiri mengaku menenggak sebanyak 10 sloki.

"Minum depan gang sama 15 orang," ujar tersangka saat ditanya Kapolrestabes Surabaya Kombes Lutfhie Sulistiawan yang diunggah di akun Instagramnya @lutfhie.daily yang dilihat detikJatim, Rabu (24/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tersangka juga mengaku memang sengaja membawa celurit saat konvoi. Alasannya senjata itu untuk jaga-jaga jika terjadi keributan seperti pada tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

"Takut kejadian kayak tahun kemarin," ujar tersangka.

Tersangka sendiri mengaku membacok korban sebanyak dua kali yang mengenai tangan. Meski demikian sabetan celurit itu membuat korban banyak kehilangan darah dan meninggal.

"Saya nyabet seadanya, iya kena tangannya itu darahnya banyak terus saya kabur," tutur tersangka.

Usai aksinya itu, tersangka mengetahui dirinya viral dan ketakutan. Karena hal ini, ia kemudian kabur dan sembunyi di rumah neneknya di Kedundung, Sampang.

"Iya pak lihat sosmed itu. Viral itu saya takut akhirnya lari (ke Sampang)," kata tersangka.

Sebelumnya, perayaan Anniversary ke-99 Persebaya menyisakan duka. Seorang remaja dilaporkan tewas karena diduga jadi korban pembacokan orang tak dikenal.

Korban diketahui berinisial GA (16) alias Ado. Korban tercatat berasal dari Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Kakak korban, Ellen mengatakan setelah dibacok, adiknya sempat dilarikan ke RS Bhayangkara. Namun demikian nyawa korban tak tertolong.

"Jam 03.00 WIB dikabari keluarga kalau adik saya sudah di rumah sakit. Setelah itu setengah jam penanganan gitu ternyata sudah meninggal dunia," kata Ellen, Kamis (18/6/2026).



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads