Modus Kiai Cabul di Malang yang Dibongkar Yakuza Maneges

Modus Kiai Cabul di Malang yang Dibongkar Yakuza Maneges

Muhammad Aminudin - detikJatim
Selasa, 16 Jun 2026 16:20 WIB
Oknum pimpinan ponpes di Malang dikeler polisi ke Mapolres Malang
Gus Thuba bersama Yakuza Maneges laporkan dugaan pelecehan kiai di Malang. (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Malang -

Yakuza Maneges membongkar dugaan pelecehan terhadap santri di sebuah pondok pesantren wilayah Bululawang, Kabupaten Malang. Berbagai cara dilakukan pelaku untuk memperdaya korban.

Tim hukum Yakuza Maneges Malang Raya M Zakki mengatakan, terduga pelaku berinisial TJT merupakan pimpinan sebuah pondok pesantren di wilayah Bululawang, Kabupaten Malang.

Zakki juga menjelaskan, korban merupakan santri yang pernah maupun masih menempuh pendidikan di pondok pesantren tersebut. Sebagian korban disebut masih berstatus santri aktif dan berusia di bawah umur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban ini rata-rata santri dan di bawah umur. Kebetulan korban ini sudah ada beberapa yang keluar, tidak lagi menjadi santri. Kami juga menemukan ada yang saat ini masih aktif menjadi santri dan rata-rata di bawah umur," kata Zakki saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Zakki mengatakan, selama puluhan tahun dugaan praktik Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang dilakukan pelaku dapat terkubur rapat-rapat. Lantaran, korban tak satupun berani untuk melapor. Hal itu dikarenakan pelaku memanfaatkan kuasanya untuk bisa memperdaya korban.

ADVERTISEMENT

"Cuma baru ter-blow up sekarang. Karena selama ini tidak ada yang berani speak up," tegasnya.

Dalam modusnya, lanjut Zakki, pelaku memperdaya korban dengan memanfaatkan kuasa sebagai pimpinan pondok pesantren. Bukan hanya itu, pelaku juga sempat memberikan iming-iming uang.

"Ada di iming-iming itu setelah terjadinya pelecehan. Misalnya begini, ini saya toel-toek (dicolek). Ya dikasih uang juga," beber Zakki.

Menurut Zakki, langkah Yakuza Maneges membongkar dugaan pencabulan ini berawal dari pengaduan korban dan keluarga. Setidaknya, ada empat korban yang telah mengaku telah dilecehkan oleh pelaku.

"Ada pengaduan dari korban dan kami tidak sembrono, kita melaporkan seseorang kalau tidak pegang bukti," tuturnya.

Sebelumnya, kehadiran rombongan Yakuza Maneges ke Polres Malang dipimpin langsung Thuba Topo Broto Maneges atau akrab disapa dengan Gus Thuba, Sabtu (13/6/2026), sore.

Mereka langsung mendatangi Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Satres PPA) dan Satuan Reserse Perlindungan Pekerja dan Orang Rentan (Satres PPO) untuk melaporkan dugaan pelecehan melibatkan oknum pemimpin ponpes berinisial TJT.

Kedatangan Yakuza Maneges bersama Gus Thuba langsung diterima Kasatres PPA dan PPO Polres Malang, AKP Yulistiana Sri Iriana.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads