Seorang pria berinisial AW, warga Kalikajar Kulon, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, kritis dihajar massa di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. AW dihajar karena diduga membawa kabur motor dengan modus menjadi pembeli.
Peristiwa bermula saat AW datang ke rumah M Taufik, Dusun Krajan Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (9/6/2026), pukul 19.15 WIB.
Kedatangannya hendak membeli motor Honda PCX warna merah nomor polisi N-5784-TEC, milik M Taufik. Karena M Taufik sedang berada di Madura, ia meminta temannya, M, untuk menemui AW yang hendak melihat sepeda motornya karena berminat membeli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Didampingi M, AW melihat-lihat sepeda motor Honda PCX yang disebut hendak dibelinya. Ia memeriksa kondisi kendaraan, termasuk bagian fisik dan speedometer. Di sela-sela mengecek kondisi kendaraan, AW menanyakan spion yang tidak terpasang di motor.
"Saat itu, terduga pelaku bertanya kepada saksi, 'Spione ono ta?' (apakah spionnya ada). Saksi kemudian masuk ke dalam rumah untuk mengambil spion yang dimaksud. Namun, setelah saksi kembali keluar, sepeda motor Honda PCX tersebut bersama terduga pelaku sudah tidak berada di tempat," kata Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno, Rabu (10/6/2026).
Warga kemudian mengejar AW hingga ke wilayah Desa Karang Tengah, Kecamatan Winongan. Dengan berteriak meminta bantuan, warga semakin banyak ikut membantu menghentikan dan mengamankan AW.
AW berhasil ditangkap dan dihajar beramai-ramai hingga babak belur. Ia dipukuli dengan batu hingga kepalanya berdarah-darah dan ambruk ke tanah.
"Petugas Polsek Winongan yang menerima laporan langsung menuju lokasi. Terduga pelaku dalam kondisi telah diamuk massa sehingga dibawa ke RSUD Grati untuk mendapatkan perawatan. Kondisinya kritis," pungkas Joko.
(irb/hil)
