Kebacut! Tiang Rambu Lalin di Depan Satpas Colombo Surabaya Dicuri

Kebacut! Tiang Rambu Lalin di Depan Satpas Colombo Surabaya Dicuri

Esti Widiyana - detikJatim
Rabu, 03 Jun 2026 23:15 WIB
Pelaku saat mencuri  tiang rambu lalu lintas di depan Satuan Pelayanan Administrasi SIM (Satpas) Colombo Surabaya, Jalan Ikan Kerapu, Perak Barat, Kecamatan Krembangan.
Pelaku saat mencuri tiang rambu lalu lintas di depan Satuan Pelayanan Administrasi SIM (Satpas) Colombo Surabaya, Jalan Ikan Kerapu, Perak Barat, Kecamatan Krembangan. (Foto: Tangkapan layar)
Surabaya -

Aksi pencurian fasilitas lalu lintas kembali terjadi di Surabaya. Kali ini, pelaku menggasak tiang rambu lalu lintas di depan Satuan Pelayanan Administrasi SIM (Satpas) Colombo, Jalan Ikan Kerapu, Perak Barat, Kecamatan Krembangan.

Pencurian tiang lalu lintas itu terjadi pada Minggu (31/5) lalu. Bahkan, aksi nekat itu direkam warga dan viral di media sosial.

Dari video yang beredar, terlihat dua orang menghancurkan beton penyangga besi rambu lalu lintas. Kedua orang itu terlihat santai saat beraksi, sekalipun lokasinya di depan kantor pelayanan kepolisian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Plt Kepala Dishub Surabaya Trio Wahyu Bowo membenarkan kejadian itu. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk menangkap pelaku.

ADVERTISEMENT

"Pasti akan kami laporkan semua terkait tindak pelanggaran hukum yang ada maupun pencurian, mau kabel PJU, mau rambu, mau yang lainnya semuanya lah," kata Trio kepada wartawan di Taman Apsari, Rabu (3/6/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan Dishub, pelaku mengambil tiang penyangga rambu larangan parkir. Tiang yang dibobol dan berhasil dicuri ada satu unit.

"Jadi tiang itu kan ada betonnya, betonnya dihancurkan, besinya diambil," ujarnya.

Aksi pencurian prasarana lalu lintas ini bukan pertama kalinya terjadi di Surabaya. Bulan Mei lalu, Dishub kehilangan perangkat traffic light di Jalan Pegirian yang dibobol dan curi. Akibatnya, lampu lalu lintas di kawasan tersebut padam total dan memicu kesemrawutan arus kendaraan.

Trio mengimbau masyarakat yang mendapati aksi serupa agar melapor ke Command Center 112 Surabaya atau Hotline Wali Kota Surabaya, Lapor Cak Eri. Dishub akan menindak lanjutinya laporan tersebut.

"Kami mendukung penuh semua aduan yang warga kota atau Bapak-bapak, Ibu-ibu atau Cak dan Ning yang melaporkan melalui hotline, melalui 112, pasti kami tindak lanjuti," pesannya.

Sementara Kabid Lalu Lintas Dishub Surabaya, Beta Ramadhani mengatakan, pihaknya akan memperketat pengawasan sarpas.

"Jadi kita untuk CCTV kita harapkan tentunya ada penambahan-penambahan yang bisa memantau semua peralatan-peralatan maupun sarana-prasarana kita sehingga ketika ada kehilangan atau apapun bisa terekam oleh kamera CCTV," kata Beta.

Dishub juga menyusun software atau aplikasi di beberapa titik untuk memantau semua sarpas. "Jadi misalkan ada yang hilang atau mungkin ada yang copot semua bisa dilaporkan secara online. Jadi supaya bisa lebih cepat penanganannya," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads