Polisi mengaku telah mengantongi identitas terduga pelaku penjambretan yang menimpa warga negara (WN) asal Jerman di Surabaya. Bahkan, keberadaan pelaku disebut sudah diketahui dan kini dalam proses pengejaran.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M.Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah mengantongi identitas terduga pelaku. Polisi juga telah mengetahui lokasi keberadaan pria yang diduga melakukan aksi penjambretan tersebut.
"Anggota sudah mengetahui keberadaannya, terduga pelaku bekerja di kawasan Embong Malang Surabaya," ujarnya, Minggu (31/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: WN Jerman Jadi Korban Jambret di Surabaya |
Penyelidikan telah dilakukan sejak laporan diterima pada awal Mei 2026. Mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan korban dan saksi, hingga analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi.
"Para personel kami telah melakukan olah TKP awal, pemeriksaan korban dan saksi-saksi, serta analisa beberapa titik CCTV di sekitar lokasi kejadian. Mohon doa dan dukungannya, terduga pelaku akan segera kami amankan," kata Prasetyo kepada detikJatim.
Kasus ini bermula saat seorang warga negara asal Jerman bernama Nina Vanessa Gerken (36) menjadi korban penjambretan di Jalan Karet, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 14.20 WIB.
Saat itu, Nina sedang berjalan kaki sambil melakukan video call dengan kekasihnya. Tanpa disadari, seorang pria mendekat lalu merampas iPhone 13 Pro warna biru dengan casing hijau gelap yang sedang digunakan korban.
Korban yang kaget langsung berteriak meminta pertolongan. Pada hari yang sama, Nina kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/123/V/2026/SPKT/POLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK/POLDA JATIM tertanggal 3 Mei 2026, penyidik langsung melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
Aksi penjambretan itu juga terekam kamera ponsel maupun CCTV di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut menjadi salah satu petunjuk penting bagi polisi hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.
