Orang tua bayi perempuan yang ditemukan di teras rumah Kasdolah (45), warga Dusun Beji, Desa Sawiji, Jogoroto, Jombang, terungkap. Bayi tersebut ternyata hasil hubungan pranikah pelajar.
Kapolsek Jogoroto AKP M Djulan menjelaskan, orang tua bayi ternyata berstatus pelajar. Yaitu remaja inisial R, siswa kelas 2 SMA asal Kecamatan Mojoagung dan gadis inisial P, siswi kelas 3 SMP asal Kecamatan Sumobito, Jombang.
Menurutnya, P melakukan persalinan sendiri di belakang rumahnya pada Minggu (17/5) menjelang tengah malam. Kemudian P diantar kekasihnya, R untuk membuang bayi perempuan di teras rumah Kasdolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persalinannya di belakang rumah si perempuan, kami belum cek ke sana," jelasnya kepada detikJatim, Senin (18/5/2026).
Namun, perbuatan P akhirnya ketahuan orang tuanya. Sebab siswi kelas 3 SMP ini mengalami pendarahan dan kesakitan. Orang tuanya pun mengajak P untuk mengambil kembali bayi yang terlanjur dia buang.
Sampai di rumah Kasdolah sekitar pukul 10.30 WIB, P dan keluarganya diarahkan oleh warga ke Puskesmas Mayangan, Jogoroto. Sebab bayi perempuan P dirawat di fasilitas kesehatan tersebut.
"Kemudian mereka ke Puskesmas Mayangan. Sekarang ibu bayi di puskesmas, langsung dirawat di situ," terang Djulan.
Saat ini, kata Djulan, R belum diamankan karena pihaknya menunggu perkembangan penyelidikan Unit Reskrim Polsek Jogoroto. Di sisi lain, orang tua P mengaku tidak mengetahui kehamilan putrinya.
"Orang tuanya sempat curiga, mau diperiksakan, tapi putrinya menolak, dia pagi sekolah sampai sore, sorenya mengaji," ungkapnya.
Kepala Puskesmas Mayangan dr Suryarini Choerunisya membenarkan P masih menjalani perawatan intensif. Menurutnya, masalah pendarahan P berhasil diatasi.
"Saat ini masih observasi. Dia melahirkan sendiri. Bayi sudah cukup bulan," tandasnya.
Sebelumnya, Kasdolah menemukan bayi perempuan di teras rumahnya dini hari tadi sekitar pukul 00.30 WIB. Bayi tersebut baru saja dilahirkan. Kondisinya hanya dibungkus kain putih.
(auh/abq)
