Aksi teror pelemparan bondet terjadi di rumah Indra Kurniawan (40), pimpinan perusahaan atau PT yang menaungi debt collector, di Jalan Ir. Juanda RT 002 RW 003, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 23.26 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, ledakan bondet sempat menggegerkan warga sekitar dan menimbulkan kepanikan di lingkungan setempat.
Hingga kini, jajaran Satreskrim Polres Probolinggo Kota masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku pelemparan bondet yang diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi telah mengamankan rekaman CCTV yang merekam detik-detik kedatangan pelaku hingga melarikan diri usai melempar bahan peledak ke arah rumah korban.
Dari rekaman tersebut, pelaku diketahui datang menggunakan sepeda motor sebelum langsung kabur setelah bondet meledak.
Selain mengamankan CCTV, petugas juga menyita serpihan bahan peledak yang ditemukan di lokasi kejadian sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Tim Opsnal Satreskrim Polres Probolinggo Kota juga telah meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi serta korban guna mendalami motif aksi teror tersebut.
Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, membenarkan adanya peristiwa ledakan di depan rumah Indra Kurniawan.
"Iya benar telah terjadi ledakan di depan rumah Indra Kurniawan di Jalan Ir. Juanda RT 002 RW 003 Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Kejadian pada hari Sabtu tanggal 16 Mei 2026 sekira pukul 23.26 WIB," ujar Iptu Zainullah saat dikonfirmasi, Minggu (17/5/2026).
Ia menjelaskan, hingga saat ini pihak kepolisian masih belum dapat memastikan jenis bahan peledak maupun motif di balik aksi tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung.
"Kejadian ledakan ini belum bisa kami pastikan jenis bahan peledaknya maupun motifnya. Sampai saat ini sedang kami dalami. Kami masih melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti-bukti serta meminta keterangan saksi-saksi di lokasi," jelasnya.
Menurutnya, Satreskrim Polres Probolinggo Kota terus bergerak melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.
"Pihaknya telah melakukan serangkaian olah TKP dan penyelidikan. Tim dari Satreskrim Polres Probolinggo Kota sampai sekarang terus melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi serta korban. Perkembangan berikutnya akan kami sampaikan," tegas Iptu Zainullah.
