Kasus Wisatawan Surabaya Diduga Diserang Aremania, Polisi Periksa 24 Saksi

Kasus Wisatawan Surabaya Diduga Diserang Aremania, Polisi Periksa 24 Saksi

Muhammad Aminudin - detikJatim
Kamis, 07 Mei 2026 16:15 WIB
Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar
Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar (Foto: Istimewa)
Malang -

Polisi terus menyelidiki pelaku perusakan dan penggeroyokan wisatawan asal Surabaya di Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Puluhan saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap pelaku.

"Untuk yang terkait perkembangan kasus perusakan dan pengeroyokan saat ini Polres Malang masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti," kata Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2026).

Bambang menyebut, dalam pengungkapan kejadian itu, puluhan saksi sudah dimintai keterangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada hari pertama penyelidikan, sebanyak 17 saksi telah dimintai keterangan. Pemeriksaan kemudian berlanjut terhadap saksi-saksi lainnya hari ini.

"Kemarin 17 saksi, hari ini 7 saksi, jadi totalnya 24 saksi yang dimintai keterangan. Saat ini yang 7 masih proses dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Malang," bebernya.

ADVERTISEMENT

Bambang menegaskan, bahwa Polres Malang terus berupaya untuk mengungkap peristiwa tersebut dengan melakukan serangkaian penyelidikan.

"Untuk bisa mengungkap identitas terduga pelaku dan saat ini masih prosesnya pemeriksaan saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti terus dilakukan," tegasnya.

Sementara ditanya apakah penyelidikan menemukan para pelaku ?. Bambang menyatakan, bahwa hingga hari ini belum ada terduga pelaku yang diamankan.

"Untuk terduga pelaku yang diamankan masih belum ada. Mudah-mudahan dalam waktu cepat, ada hasil yang maksimal," pungkasnya.

Seperti diberitakan, sebuah video yang menampilkan rombongan wisatawan asal Surabaya diserang ratusan kelompok suporter diduga aremania viral di media sosial. Tak hanya menyerang, para pelaku juga merusak kendaraan wisatawan.

Dalam video disebutkan lokasi penyerangan terjadi di kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Peristiwa tersebut menimpa rombongan wisata asal Surabaya yang tengah menginap di sekitar lokasi.

Tampak kaca kendaraan pelat L itu dipecah dan dicoret dengan berbagai kata-kata umpatan kepada sebutan suporter Persebaya. Akibat penyerangan itu sejumlah orang juga tampak mengalami luka-luka.

Padahal rombongan tersebut diketahui murni berlibur tanpa mengenakan embel-embel suporter klub. Namun para pelaku tampak melakukan sweeping dan diduga menjarah di campground dan cottage para wisatawan.

Setelah viral video tersebut, kemudian muncul video berdurasi selama 25 detik. Dalam video tersebut merekam diduga sebuah cottage tempat menginap para wisatawan. Dalam video tampak terdengar sayup-sayup orang bernyanyi.

Dalam keterangan video tersebut ditulis bahwa wisatawan disebut bernyanyi ujaran kebencian atau rasis kepada Arema FC dan aremania. Hal itu lah yang diduga jadi awal pemicu aremania murka dan menyerang rombongan wisatawan asal Surabaya.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads