Viral Rombongan Wisatawan Asal Surabaya Diduga Diserang Aremania

Viral Rombongan Wisatawan Asal Surabaya Diduga Diserang Aremania

Tim detikJatim - detikJatim
Selasa, 05 Mei 2026 14:30 WIB
Aremania serang rombongan wisatawan di kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang
Aremania serang rombongan wisatawan di kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang (Foto: Dok. Istimewa/tangkapan layar)
Malang -

Sebuah video yang menampilkan rombongan wisatawan asal Surabaya diserang kelompok suporter diduga aremania viral di media sosial. Tak hanya menyerang, para pelaku juga merusak kendaraan wisatawan.

Dalam video disebutkan lokasi penyerangan terjadi di kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Peristiwa tersebut menimpa rombongan wisata asal Surabaya yang tengah menginap di sekitar lokasi.

Tampak kaca kendaraan pelat L itu dipecah dan dicoret dengan berbagai kata-kata umpatan kepada sebutan suporter Persebaya. Akibat penyerangan itu sejumlah orang juga tampak mengalami luka-luka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal rombongan tersebut diketahui murni berlibur tanpa mengenakan embel-embel suporter klub. Namun para pelaku tampak melakukan sweeping dan menjarah di campground dan cottage para wisatawan.

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut penyerangan dilakukan pada Selasa (5/5/2026) dini hari.

ADVERTISEMENT

"Petugas segera mendatangi TKP setelah menerima laporan untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan situasi," ujar Bambang kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).

Dalam kejadian tersebut, diketahui enam unit kendaraan roda empat dilaporkan mengalami kerusakan dan enam orang pengunjung mengalami luka-luka.

Aremania serang rombongan wisatawan di kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten MalangKendaraan rombongan wisatawan asal Surabaya yang diserang aremania di kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang (Foto: Dok. Istimewa/tangkapan layar)

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, di antaranya balok kayu, batu, serta botol minuman keras yang diduga digunakan saat peristiwa berlangsung.

Bambang menegaskan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memperoleh gambaran yang utuh terkait kejadian tersebut.

"Peristiwa ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan kronologi secara utuh," tegasnya.

Selain itu, polisi juga melakukan langkah-langkah lanjutan, termasuk menelusuri pihak-pihak suporter yang diduga terlibat. Tak hanya itu pihaknya juga telah memberikan pengawalan kepada rombongan wisata untuk memastikan keamanan mereka.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan mempercayakan penanganan sepenuhnya kepada pihak kepolisian," pungkasnya.

Seperti diketahui laga Persebaya Surabaya tampil superior mengalahkan Arema FC dengan skor 4-0. Awalnya laga tersebut akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, namun tak dapat izin dari polres setempat karena faktor keamanan.

Hal ini karena mempertimbangkan rivalitas antar kedua tim dan suporer selama ini. Laga pekan ke-30 itu digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Selasa (28/4).

Hasil itu ternyata membuat sebagian aremania marah dan sempat menyerang kantor Arema FC dengan menempel berbagia pamflet. Mereka juga sempat demo menuntut pertanggungjawaban manajemen Arema FC atas kekalahan memalukan dari Persebaya itu.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads