Harga Rel Bekas di Jombang yang Dicuri Pegawai KAI dan Komplotannya

Harga Rel Bekas di Jombang yang Dicuri Pegawai KAI dan Komplotannya

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Jumat, 17 Apr 2026 19:50 WIB
Anggota Polsek Sumobito Jombang saat amankan rel kereta api hasil curian
Anggota Polsek Sumobito Jombang saat amankan rel kereta api hasil curian (Foto: Istimewa)
Jombang -

Empat komplotan maling rel kereta api bekas di emplasemen Stasiun Curah Malang, Jombang yang diotaki pegawai PT KAI terbongkar. Tak hanya itu, seorang penadahnya juga diringkus.

Kapolsek Sumobito AKP Bagus Tejo Purnomo mengatakan para pelaku pelaku diketahui mencuri 22 batang rel KA bekas. Hasil kejahatannya itu kemudian dijual ke penadah berinisial IR.

Setelah ditimbang, bobotnya 1,1 ton. Mereka menerima Rp 4.070.000 dari IR. Sedangkan dalam pencurian kedua, aksi para pelaku merugikan PT KAI sekitar Rp 11,5 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang pertama, pengakuannya (CIK) terima bagian Rp 1 juta, yang kedua belum sempat dijual," ungkap Bagus.

ADVERTISEMENT

Akibat perbuatan mereka, CIK, Slamet dan Iswadi dijerat dengan Pasal 477 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Sedangkan IR dijerat dengan Pasal 591 KUHP.

"Para tersangka sudah kami kirim ke Polres Jombang, termasuk oknum petugas KAI," tandas Bagus.

Sebelumnya, komplotan maling rel kereta api tipe R25 bekas di emplasemen Stasiun Curah Malang, Jombang dibongkar polisi. Kawanan pencuri ini ternyata diotaki oknum pegawai PT KAI.

Komplotan maling rel ini berjumlah 4 orang. Yaitu CIK (49), oknum pegawai PT KAI berstatus PNS, warga Pucangan Alun-alun, Kelurahan Kertajaya, Gubeng, Surabaya, M Slamet (50), warga Dusun Kalangan, Desa Keplaksari, Peterongan, Jombang.

Kemudian Iswadi (45), warga Dusun Jejel, Desa Mangunan, Kabuh, Jombang, serta IR (51), warga Kecamatan Diwek, Jombang. Empat maling ini berhasil menggasak 47 batang rel kereta api bekas.

Kapolsek Sumobito AKP Bagus Tejo Purnomo mengatakan para pelaku tertangkap basah saat melakukan aksinya pada Senin (13/4) sekitar pukul 20.20 WIB di emplasemen Stasiun Curah Malang.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads