Polisi mengidentifikasi pelaku pembacokan terhadap Antonius alias Copet (30) di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik. Pelaku diketahui merupakan teman dekat korban yang pernah sama-sama mendekam di penjara berinisial SH (35).
Unit Reskrim Polsek Menganti saat ini telah memasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Aksi pembacokan tersebut dipicu oleh konflik lama terkait utang piutang antara Antonius dan pelaku.
Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman mengungkapkan, hubungan antara pelaku dan korban bukan orang asing. Keduanya memiliki kedekatan sejak masih menjalani masa hukuman.
"Mereka saling mengenal saat sama-sama berstatus sebagai narapidana," ujar Arif kepada detikJatim, Selasa (14/4/2026).
Keduanya diketahui pernah terlibat dalam kasus yang sama. Setelah bebas dari masa hukuman, komunikasi antara pelaku dan korban tetap terjalin hingga akhirnya berujung konflik.
"Terlibat peredaran gelap narkoba, setelah sama-sama bebas mereka tetap berkomunikasi," jelasnya.
Beberapa hari sebelum kejadian, korban dan pelaku sempat merencanakan pertemuan. Bahkan, korban sendiri yang memberikan lokasi untuk bertemu.
"Tiga hari sebelum kejadian, mereka sudah janjian bertemu. Korban sempat mengirimkan titik lokasi," ungkap Arif.
Perselisihan terkait masalah ekonomi disebut menjadi pemicu utama aksi kekerasan tersebut. Polisi menduga cekcok yang terjadi di tengah jalan itu berujung pada pembacokan terhadap korban.
"Permasalahan ekonomi hutang piutang. Masalah itu yang diduga memicu korban," bebernya.
Hingga saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap SH yang melarikan diri usai kejadian. Sementara itu, Antonius sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit.
"Kami masih memburu pelaku dan menunggu pemulihan korban untuk proses penyidikan lebih lanjut," tandas Arif.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria di Gresik menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) saat berada di Desa Hulaan, Menganti pada Rabu (8/4). Insiden tersebut sempat menggegerkan warga sekitar karena korban ditemukan terkapar dengan luka serius.
Korban mengalami luka akibat senjata tajam setelah terlibat adu mulut dengan pelaku di lokasi kejadian. Warga yang melihat peristiwa itu langsung memberikan pertolongan dan melaporkannya ke pihak kepolisian.
Petugas yang datang ke lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Dari hasil penyelidikan awal, polisi kemudian berhasil mengidentifikasi pelaku yang kini masih dalam pengejaran.
Simak Video "Video Otak Pelaku Gangster Bacok-Rampas HP Warga Gresik Ditangkap!"
(hil/abq)