Nasib apes dialami seorang pria di Surabaya. Motor miliknya raib saat diparkir di masjid ketika ia sedang menunaikan salat zuhur di kawasan Menganti, Wiyung, Surabaya.
Aksi pencurian itu terjadi pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 11.50 WIB dan terekam kamera CCTV masjid.
"Pelaku yang terekam CCTV 1 orang," kata petugas keamanan masjid, Rio, saat ditemui awak media di lokasi, Senin (13/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rio menjelaskan dalam rekaman CCTV terlihat ada 1 terduga pelaku yang berkelamin pria berjalan kaki. Aksinya berlangsung ketika korban sedang menunaikan salat zuhur.
"Dia (terduga pelaku) memakai tas selempang dan kaus putih," imbuhnya.
Rio menerangkan gerak-gerik terduga pelaku terekam jelas dalam CCTV. Menurutnya, terduga pelaku mencuri motor dengan cara mendorong motor ke luar area masjid ke jalan raya usai sebelumnya mengamati lokasi dalam keadaan sepi.
Motor Honda Vario yang raib tersebut adalah milik milik M Shoim. Pria berusia 65 tahun asal Kandangan Benowo Surabaya.
Sang anak bernama Andy menuturkan hal senada. Menurutnya, motor yang raib itu adalah milik ayahnya.
Ketika itu, ayahnya sedang memarkir kendaraan di salah satu masjid Jalan Menganti Wiyung Surabaya ketika akan melaksanakan salat zuhur. Menurutnya, korban usai menjemput istrinya usai acara halal bihalal bersama rekan SMP di sebuah resto yang terletak di Gunungsari Indah Surabaya.
Lalu, berhenti sejenak di TKP untuk menunaikan salat dhuhur. Kemudian, memarkir motor di halaman parkir masjid dengan kondisi tak dikunci stang.
"Ayah saya jemput ibu usai acara halal bihalal dengan teman SMP, terus salat dhuhur di masjid (TKP), kejadiannya kemarin pukul 12.00 WIB," jelasnya.
Andy mengungkapkan orangtuanya baru mengetahui motor raib usai salat. Karena panik, lalu meminta tolong pihak keamanan masjid untuk melihat rekaman CCTV.
"Kebetulan lupa, motor tidak dikunci setir," tuturnya.
Usai peristiwa itu, korban melaporkan aksi pencurian itu ke Polsek Wiyung. "Kemarin sudah dilaporkan ke Polsek Wiyung," paparnya.
Akibat aksi pencurian tersebut, korban merugi. Menurut korban, harga motor Vario tahun 2021 masih berkisar Rp 18 juta.
Hingga kini, Unit Reskrim Polsek Wiyung sedang menyelidiki kasus tersebut.
