Heboh KPK Obok-obok Tulungagung Ringkus 16 Orang Termasuk Bupati

Round-Up

Heboh KPK Obok-obok Tulungagung Ringkus 16 Orang Termasuk Bupati

Denza Perdana - detikJatim
Sabtu, 11 Apr 2026 08:40 WIB
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Tulungagung -

Keheningan malam di Tulungagung mendadak pecah oleh pergerakan tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah tersebut dipastikan menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret orang nomor satu di kabupaten tersebut, Bupati Gatut Sunu Wibowo.

KPK bergerak cepat dalam penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur. Hasilnya, belasan orang diciduk dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi langsung penangkapan tersebut.

"Benar, malam ini KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur. Di mana tim mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya Bupati Tulungagung," kata Budi Prasetyo melalui pesan WhatsApp, Jumat (10/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, KPK belum memberikan rincian detail mengenai konstruksi perkara maupun barang bukti yang disita. "Kami akan update terus perkembangannya," tambah Budi.

Pasca-penangkapan, tim KPK tidak langsung membawa seluruh pihak ke Jakarta. Sebagian besar pejabat Pemkab Tulungagung menjalani pemeriksaan awal di kantor kepolisian setempat. Kapolres Tulungagung, AKBP Ihram Kustarto, membenarkan adanya peminjaman ruangan di Satreskrim.

ADVERTISEMENT

"Betul, sampai saat ini masih ada kegiatan KPK di polres. Mereka pinjam ruangan di satreskrim untuk kepentingan pemeriksaan. Ini kan gedung milik negara ya boleh-boleh saja," kata AKBP Ihram, Sabtu (11/4/2026) dini hari.

Ihram menegaskan bahwa pihaknya hanya memfasilitasi tempat. Terkait substansi pemeriksaan, sepenuhnya merupakan ranah penyidik KPK. "Kami tidak tahu soal pemeriksaannya. Itu kewenangan KPK langsung," imbuhnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan kesibukan luar biasa di Polres Tulungagung sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari. Sejumlah pejabat teras datang silih berganti menggunakan mobil pribadi hingga sepeda motor.

Ada sejumlah nama yang terpantau hadir memenuhi panggilan KPK di Polres Tulungagung. Mereka yakni Pj Sekda Tulungagung, Suroto, Direktur RSUD dr Iskak, Zuhroutul Aini, Kepala Dinas Kesehatan, Desi Lusiana Wardani, Kasatpol PP, Hartono dan sejumlah Kepala Bagian (Kabag) seperti Makrus (Kesra), Yulius (Umum), Arif (Pemerintahan), dan Aris Wahyudiono (Prokopim), dan Ajudan Bupati, Dwi.

Reaksi Wakil Bupati

Di tengah guncangan hebat di lingkungan Pemkab, reaksi tak terduga datang dari Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Bharudin. Saat ditemui awak media usai menghadiri Festival Kopi di GOR Lembupeteng, ia memilih untuk tidak berkomentar sedikit pun mengenai nasib rekannya, Gatut Sunu Wibowo.

Ahmad Bharudin hanya memberikan gestur "angkat tangan" dengan menghadapkan kedua telapak tangannya ke arah wartawan sembari bergegas meninggalkan lokasi acara.

Hingga berita ini diturunkan, tim KPK dikabarkan masih berada di lapangan untuk mendalami bukti-bukti tambahan. Bupati Gatut Sunu Wibowo sendiri diduga telah dibawa menuju Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads