Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Sebuah pesan perpisahan yang menyentuh hati menjadi jejak terakhir seorang mahasiswa di Kota Malang sebelum mengakhiri hidupnya. Ucapan terima kasih dan permintaan maaf yang ia tulis di media sosial, kini menyisakan duka mendalam bagi orang-orang terdekatnya.
Tak lama setelah pesan itu diunggah, pemuda berinisial CLS (20) ditemukan meninggal dunia di lantai dasar Apartemen Soekarno Hatta (Soehat), Kecamatan Lowokwaru, Rabu (25/3/2026) dini hari. Ia diduga sengaja menjatuhkan diri dari lantai 11 apartemen tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan saksi, korban melompat dari kamar nomor 51 di lantai 11.
"Dari hasil pemeriksaan dan keterangan saksi, korban sengaja menjatuhkan diri dari kamar nomor 51 yang berada di lantai 11 Apartemen Soehat," ujar Anang Tri Hananta kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).
Korban diketahui merupakan mahasiswa semester dua di salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) di Kota Malang, asal Sawah Besar, Jakarta Pusat. Ia datang ke apartemen tersebut pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB dan memesan kamar.
Beberapa jam kemudian, saksi yang berada di lokasi mendengar suara keras dari arah atas gedung.
"Saksi yang sedang duduk di lobi mendengar suara seperti benda jatuh dari atas. Saat dicek, ternyata seorang laki-laki. Saksi langsung melapor ke resepsionis dan diteruskan ke pihak kepolisian," jelasnya.
Di tengah proses evakuasi, rekan kuliah korban datang ke lokasi dan memastikan identitas CLS. Dari keterangan saksi, korban diketahui sempat mengunggah pesan wasiat di media sosial sebelum kejadian.
"Dalam wasiatnya, korban mengucapkan terima kasih dan meminta maaf kepada orang-orang yang disayanginya. Korban juga diketahui sudah memiliki niatan untuk mengakhiri hidup sejak setahun yang lalu," ungkap Anang.
Mengetahui unggahan tersebut, teman-teman korban sempat berupaya mencari keberadaannya dengan mendatangi tempat kos. Namun, pencarian itu tidak membuahkan hasil.
"Teman kuliahnya ini sedang melintas dan melihat keramaian di Apartemen Soehat. Karena curiga, mereka mampir untuk memastikan dan ternyata benar itu adalah korban," tambahnya.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga di Jakarta.
"Keluarga sudah kami hubungi. Rencananya siang ini jenazah akan dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya.
