Mayat Perempuan Bertato di Pasuruan Diduga Korban Pembunuhan

Mayat Perempuan Bertato di Pasuruan Diduga Korban Pembunuhan

Muhajir Arifin - detikJatim
Selasa, 24 Mar 2026 18:40 WIB
Press release hasil autopsi mayat perempuan bertato di Pasuruan
Press release hasil autopsi mayat perempuan bertato di Pasuruan/Foto: Muhajir Arifin/detikJatim
Pasuruan -

Satreskrim Polres Pasuruan Kota bergerak cepat mengungkap penemuan mayat perempuan bertato yang ditemukan samping tower seluler dekat area persawahan sebelah barat SDN Sambirejo I, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Berdasarkan hasil autopsi, polisi menemukan tanda kekerasan yang menjadi petunjuk kuat mayat itu korban pembunuhan.

"Ada resapan darah pada kulit kepala. Ada retak pada tulang dahi kanan kurang lebih 5 sentimeter," kata Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Dhecky Tjahyono Try Yoga, saat rilis di mapolres, Selasa (24/3/2026).

Selain itu, lanjut Dhecky, diketahui ada pendarahan pada otak. Lalu patah tulang rusuk sisi depan kiri. Dan ada sumbatan pada pembuluh darah koroner sebesar 50-60 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kesimpulan sebab kematian akibat kekerasan tumpul pada kepala sehingga menyebabkan pendarahan sehingga mati lemas," terang Dhecky.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, polisi belum dapat menguak identitas korban. Disebutkan, korban diduga tewas tiga hingga delapan hari sebelum ditemukan.

"Kami imbau warga yang kehilangan anggota keluarga segera melapor," pungkasnya.

Sebelumnya, mayat perempuan ditemukan samping tower seluler dekat area persawahan sebelah barat SDN Sambirejo I, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Senin (23/3/2026) pukul 15.15 WIB. Penemuan mayat perempuan bertato itu membuat warga geger.

Berdasarkan identifikasi awal Inafis Polres Pasuruan Kota, di tubuh mayat tepatnya pipi sebelah kanan terdapat kerusakan. Terdapat tato pada paha kaki kiri mayat. Polisi kemudian mengirim mayat ke RS Bhayangkara Porong untuk diautopsi.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads