Dua pria residivis pencurian sepeda motor babak belur dihajar massa setelah kepergok beraksi di kawasan Ngagelrejo, Wonokromo, Surabaya, Minggu (22/3) malam. Salah satu pelaku berhasil diamankan warga, sementara satu lainnya melarikan diri. Peristiwa ini viral di media sosial, banyak warga geram karena pelaku beraksi pada H+1 Lebaran.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di depan rumah Jalan Ngagelrejo Kidul. Saat kejadian, korban yang berinisial SS tengah berada di dalam rumah bersama keluarga. Saat berkumpul dalam suasana Lebaran itu, korban tiba-tiba dikejutkan dengan teriakan 'maling' dari luar rumah.
Korban kemudian keluar dan mendapati dua pria tak dikenal tengah berusaha membawa kabur sepeda motor Honda BeAT miliknya. Salah satu pelaku mendorong motor keluar, sementara rekannya sudah berada di atas motor sarana kejahatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolsek Wonokromo Kompol Eko mengatakan, pihaknya langsung menindaklanjuti laporan warga yang masuk melalui layanan darurat. Ia memastikan salah satu pelaku berhasil diamankan di lokasi.
"Benar, satu pelaku berhasil diamankan warga di lokasi kejadian. Sementara satu lainnya melarikan diri dan masih kami kejar," katanya, Selasa (24/3/2026).
Sebelum diamankan polisi, pelaku yang tertangkap warga sempat menjadi sasaran amuk massa. Warga yang geram sempat menghajar pelaku hingga bonyok.
Eko menjelaskan, kedua pelaku diduga merupakan residivis kasus serupa. Polisi juga menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan pencurian tersebut.
"Kedua pelaku ini diduga merupakan residivis. Dari hasil pemeriksaan awal, modus yang digunakan masih sama, yakni merusak kunci kendaraan menggunakan alat khusus," jelasnya.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor milik korban, satu unit motor yang digunakan pelaku, serta alat berupa kunci T. Selain itu, jaket yang dikenakan pelaku juga turut diamankan.
Kondisi sepeda motor korban sendiri mengalami kerusakan pada bagian kunci dan stang. Hal ini akibat rumah kunci dibobol oleh pelaku.
Eko menambahkan, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan pelaku lain. Polisi juga memburu satu pelaku yang berhasil kabur dari lokasi kejadian.
"Kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut, termasuk memburu satu pelaku lainnya yang melarikan diri. Identitasnya sudah kami kantongi," tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui call center 110 jika menemukan tindak kejahatan, agar bisa segera ditangani," pungkasnya.
