Gara-gara lepas sepatu saat masuk rumah warga Nganjuk, pencuri asal Cirebon terkepung. Ia akhirnya diamankan polisi.
Pencuri apes itu berinisial KH (48), warga Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat. Dia menyatroni rumah Mundari, di Dusun Watudandang, Desa Watudandang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk.
Peristiwa bermula ketika korban hendak mandi sepulang bekerja pada Sabtu (7/3/2026) lalu, sekitar pukul 23.00 WIB. Ketika menuju kamar mandi di luar, ia melihat sepasang sepatu di bagian samping rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saksi (korban) kemudian masuk lagi ke dalam rumah dan mendapati pria tak dikenal (pelaku) keluar dari kamar sambil membawa tas ransel," ungkap Kapolsek Prambon Kompol Santoso, Senin (9/3/2026).
Melihat itu, korban spontan menegur pelaku. Seketika itu pula, pelaku bergegas keluar rumah. Korban lalu berteriak minta tolong ke warga, hingga banyak yang datang ke lokasi. Sedangkan warga lainnya melapor ke Polsek Prambon.
"Setelah mendapat laporan warga, kami mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku di halaman rumah korban," sambung Santoso.
Dalam pemeriksaan, ransel yang dibawa pelaku ternyata berisi sejumlah barang milik korban. Barang itu meliputi satu laptop merek Libera warna hitam, satu laptop merek Acer warna oranye, satu charger laptop, satu jam tangan digital merek Olike warna pink, satu jam tangan digital merek Xiaomi warna hitam, serta dua kotak kemasan jam tangan.
"Pelaku kemudian kami bawa ke kantor untuk kami periksa lebih lanjut," terang Santoso.
Dalam pemeriksaan terungkap bahwa pelaku baru kali ini mencuri. Alasannya, barang curian itu rencananya hendak dijual untuk memenuhi biaya hidup selama di Nganjuk.
"Di Nganjuk, pelaku kerja serabutan. Dia baru kali ini mencuri. Jadi bukan residivis," pungkas Santoso.
(auh/hil)











































