Warga Ponorogo Inisiatif Serahkan Bahan Peledak dan Balon Udara ke Polisi

Warga Ponorogo Inisiatif Serahkan Bahan Peledak dan Balon Udara ke Polisi

Charolin Pebrianti - detikJatim
Kamis, 05 Mar 2026 14:45 WIB
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo. (Foto: dok Charolin Pebrianti/detikJatim)
Ponorogo -

Warga di dua kecamatan yang ada di Ponorogo menyerahkan sejumlah bahan petasan dan balon udara kepada polisi. Penyerahan itu dilakukan setelah terjadinya ledakan bahan petasan di wilayah Sumoroto yang menyebabkan korban jiwa.

Kapolres Ponorogo Andin Wisnu Sudibyo mengatakan bahan petasan dan balon udara itu diserahkan oleh warga melalui Polsek Sukorejo dan Polsek Jenangan. Menurutnya, ini merupakan hasil dari upaya kerja sama dengan semua elemen masyarakat di Ponorogo.

"Kemarin kita sudah melaksanakan evaluasi khususnya kejadian di Sumoroto. Kita bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat di Ponorogo. Alhamdulillah kemarin di Polsek Sukorejo dan Polsek Jenangan masyarakat membantu menyerahkan balon udara, selongsong petasan, termasuk bubuk yang akan dibuat petasan," kata Andin, Kamis (5/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan bahwa di wilayah Sukorejo warga menyerahkan 1 balon udara, sekitar 500 gram bubuk bahan petasan atau bubuk mercon, serta alat untuk membuat selongsong petasan. Sementara di wilayah Jenangan, warga menyerahkan puluhan selongsong petasan yang siap diisi bahan peledak.

"Di Sukorejo ada balon udara, ada bubuk mercon sekitar 500 gram, serta alat untuk membuat selongsong. Kemudian di Jenangan ada 94 selongsong yang siap diisi dan diserahkan ke Polsek Jenangan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Andin, langkah warga menyerahkan bahan-bahan tersebut merupakan bentuk peningkatan kesadaran masyarakat dalam mencegah terjadinya peristiwa serupa yang akan membawa duka mendalam bagi warga.

"Ini yang kita harapkan. Peran masyarakat sangat penting. Kalau ada warga yang membuat petasan atau balon udara tolong diinformasikan kepada Polsek jajaran maupun Polres, pasti akan kami tindak lanjuti," tegasnya.

Ia juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuat ataupun memainkan petasan karena bahan tersebut sangat sensitif dan berbahaya.

"Barang ini sensitif. Dari keterangan tim Labfor, kalau terkena gesekan atau hawa panas bisa langsung bereaksi. Bahkan ada kejadian di tempat lain, hanya karena ada orang merokok lewat saja bisa langsung meledak," pungkas Andin.



(ihc/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads