Sekeluarga Asal Jombang Diculik dan Disekap di Bangkalan

Sekeluarga Asal Jombang Diculik dan Disekap di Bangkalan

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Rabu, 04 Mar 2026 19:15 WIB
Pelaku penculikan satu keluarga di Jombang ditangkap polisi
Pelaku penculikan satu keluarga di Jombang ditangkap polisi (Foto: Istimewa)
Jombang -

Anjar Andrianto (29) bersama istri dan putrinya diculik gerombolan orang dari rumahnya di Dusun Ngepeh, Desa Rejoagung, Ngoro, Jombang. Sejauh ini polisi berhasil meringkus 2 dari 5 pelaku penculikan itu.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menuturkan sekeluarga ini diculik pada Minggu (1/3) sekitar pukul 03.00 WIB. Diduga ada 5 pelaku yang menyatroni rumah mereka dengan cara langsung mendobrak pintu depan rumah itu.

Karena gagal membuka pintu depan, para pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu belakang rumah yang sedang direnovasi. Kelima pelaku pun menangkap Anjar, istrinya, juga putrinya, yakni Zeni Rimawati (25) dan KAA (5).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dimas menjelaskan saat itu di rumah korban sempat terjadi keributan antara gerombolan penculik dengan korban. Bahkan seluruh anggota keluarga itu disebut juga mengalami tindak kekerasan.

"Terjadi kekerasan yang dilakukan para pelaku tersebut terhadap para korban," terangnya kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).

ADVERTISEMENT

Melihat aksi penculikan ini, kakak Zeni, Erni Setyowati (30) melapor ke ketua RT setempat. Namun, ketua RT justru membolehkan Anjar beserta istri dan putrinya dibawa para pelaku karena salah satu pelaku menyerahkan KTP dan berjanji akan memulangkan para korban pada Minggu sore.

"Namun, para pelaku tidak memulangkan para korban sesuai janjinya. Sehingga kakak korban melapor ke Polres Jombang," jelas Dimas.

Setelah menerima laporan itu, Unit Resmob Satreskrim Polres Jombang memburu para pelaku. Polisi berhasil menangkap 2 dari 5 pelaku penculikan pada Selasa (3/2) sekitar pukul 22.00 WIB.

Dua dari 5 penculik itu adalah Moh Zehri (41), warga Dusun/Desa Arok, Burneh, Bangkalan dan Bahar (29), warga Jalan Pertahanan, Desa Bancaran, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, Madura. Polisi juga menyita barang bukti 3 ponsel pelaku.

Di sisi lain, tambah Dimas, sejak diculik para pelaku Anjar bersama istri dan putrinya ditempatkan di sebuah rumah di Bangkalan. Satu keluarga ini akhirnya diselamatkan polisi setempat karena menelepon hotline 110. Namun, saat itu para pelaku sudah kabur.

"Para pelaku menempatkan para korban di suatu rumah dan dalam pengawasan tersangka di Bangkalan," ungkap Dimas.

Sehingga masih ada 3 pelaku penculikan dan penyanderaan yang saat ini buron. Yaitu Nur Hidayah, warga Dusun Sumber Gundang, Desa Banyoneng Laok, Geger, Bangkalan, Sidi, warga Dusun Petemon, Desa/Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, serta Zainudin, asal Desa/Kecamatan Blega, Bangkalan.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads