Liburan rombongan wisatawan asal Thailand di kawasan Gunung Bromo berubah menjadi pengalaman menegangkan setelah tujuh koper berisi barang berharga raib digasak pencuri. Peristiwa itu terjadi saat kendaraan yang membawa para turis diparkir di pendopo Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Pencurian ini menjadi sorotan karena terjadi di kawasan penyangga destinasi wisata internasional, bahkan menimbulkan kepanikan di antara wisatawan hingga berujung pelibatan polisi untuk melacak koper yang sempat terdeteksi GPS.
Berikut sejumlah fakta-faktanya:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Pencurian Terjadi Saat Mobil Parkir dan Terkunci
Pencurian dialami rombongan wisatawan asal Thailand ketika kendaraan mereka diparkir di pendopo Kecamatan Sukapura, dengan seluruh koper awalnya tersimpan rapi di dalam mobil yang dalam kondisi terkunci.
"Saat dibuka, kondisi di dalam sudah berantakan. Koper yang semula tersusun rapi sudah acak-acakan," kata Agen Travel rombongan, Jhonni.
2. Wisatawan dan Sopir Turun Sebentar dari Kendaraan
Sebelum pencurian terjadi, sopir dan rombongan wisatawan sempat turun sejenak dari kendaraan, sementara mobil ditinggal dalam keadaan terkunci tanpa ada tanda kerusakan mencolok dari luar.
"Setelah dicek, tujuh koper hilang," kata Jhonni.
3. Turis Sempat Panik dan Curigai Pihak Travel
Setelah mengetahui tujuh koper raib, para wisatawan asing tersebut sempat panik dan bahkan menuding pihak travel sebagai pelaku karena tidak menemukan bekas pembobolan di kendaraan.
"Selang beberapa waktu, situasi baru berubah setelah salah satu koper terlacak melalui GPS yang mana titik terakhir terdeteksi di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo," terang Jhonni.
4. Koper Sempat Terlacak GPS hingga Permukiman Warga
Berdasarkan sinyal GPS dari salah satu koper, rombongan wisatawan langsung menuju titik terakhir yang terdeteksi di wilayah Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, sebelum akhirnya meminta bantuan aparat kepolisian.
"Puluhan anggota buser dari Polres Probolinggo turun ke lokasi dan melakukan penggeledahan di salah satu rumah warga yang dicurigai. Tapi koper tidak ketemu dan sinyal GPS hilang," ungkapnya.
5. Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Pihak kepolisian membenarkan adanya dugaan tindak pidana pencurian koper milik wisatawan mancanegara dan hingga kini masih melakukan penyelidikan serta pengembangan kasus.
"Saat ini masih anggota Polsek Sukapura bersama tim unit Buser Satreskrim Polres Probolinggo melakukan penyelidikan dan pengembangan. Untuk lain-lainnya akan kami sampaikan lagi," ujar Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala.
Simak Video "Video: Momen Polisi dan Warga Tangkap Begal di Probolinggo"
[Gambas:Video 20detik]
(irb/hil)
