Dua pria di Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Jember terlibat carok diduga dipicu perselisihan soal batas tanah. Akibat duel maut tersebut, satu orang tewas.
Camat Kalisat Nuryadi menyampaikan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Dua orang yang terlibat carok bernama Sumarsono (52) selaku korban dan lawannya adalah Buradi (68).
"Dua-duanya adalah warga Dusun Krajan, Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Jember. Dan mereka adalah saudara," kata Nuryadi, Selasa (27/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nuryadi, masalah itu bermula dari keduanya yang bersitegang urusan batas tanah. Pada Sabtu (24) malam, keduanya bersitegang dengan sama-sama membawa senjata tajam.
"Namun pada Sabtu malam Minggu, keduanya sempat dilerai. Kemudian, terjadi kesepakatan untuk menyelesaikan secara damai di kantor desa," ujarnya.
"Ternyata tidak sampai ada perundingan saat itu, lalu pagi tadi ini mereka carok," tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Kalisat, Iptu Ika Mufid Dati menjelaskan, sekitar pukul 06.00 WIB, Sumarsono sedang menyapu halaman rumahnya. Kemudian, datanglah Buradi langsung membacok Sumarsono.
"Bacokan pertama dengan menggunakan sabit mengenai punggung korban. Kemudian bacokan kedua sempat ditangkis oleh korban dengan tangannya, sehingga telapak tangan sebelah kanan Sumarsono mengalami luka bacok," ungkapnya.
Setelah itu, korban sempat melarikan diri ke rumah Suharjo selaku ketua RW. Akan tetapi, Buradi tetap mengejarnya.
"Saat sampai di halaman rumah Suharjo, Suharjo juga sedang menyapu. Korban meminta tolong dengan cara memeluk Suharjo dari belakang," jelasnya.
"Akan tetapi, Buradi tetap melakukan pembacokan yang diarahkan ke Sumarsono. Akan tetapi bacokan Buradi ditangkis oleh Suharjo dengan menggunakan gagang sapu," imbuhnya.
Sumarsono kemudian melarikan diri lagi ke sebelah rumah Suharjo. Namun, di waktu akan melarikan diri, Sumarsono terjatuh sehingga Buradi melakukan pembacokan di perutnya.
"Bacokan itu mengenai perut korban hingga usus korban terburai. Setelah itu Suharjo datang untuk melerai dan mengamankan sabit yang dipegang oleh Buradi," tuturnya.
"Kemudian pelaku diamankan oleh warga dan dibawa ke Polsek Kalisat guna dilakukan proses hukum. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit Soebandi dan meninggal di sana," tandasnya.
(auh/abq)











































