Motif Tak Masuk Akal Pemuda di Gresik Begal Payudara Mahasiswi

Round Up

Motif Tak Masuk Akal Pemuda di Gresik Begal Payudara Mahasiswi

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Minggu, 25 Jan 2026 09:01 WIB
Pelaku begal payudara di Gresik
Pelaku begal payudara di Gresik/Foto: Istimewa
Gresik -

Motif aksi begal payudara pemuda di Gresik pada seorang mahasiswi ini bikin geleng-geleng kepala. Kesal karena merasa didahului di jalan, pemuda tersebut nekat melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi yang tengah berkendara.

Mahasiswi berusia 18 tahun itu menjadi korban begal payudara saat melintas di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kecamatan Kebomas. Aksi asusila itu terjadi di siang hari, terekam CCTV, dan sempat membuat korban terpukul secara psikis.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (23/1/2026). Saat itu, korban tengah mengendarai sepeda motor seorang diri dari arah Bunder menuju Gresik Kota untuk berangkat kuliah. Ketika tiba di perempatan lampu merah Tol Kebomas-Bunder, korban tiba-tiba dipepet oleh seorang pengendara motor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanpa peringatan, pelaku yang mengendarai sepeda motor PCX berwarna putih langsung melakukan pelecehan dengan meremas payudara korban, lalu kabur meninggalkan lokasi.

ADVERTISEMENT

"Saat sampai di lampu merah, tiba-tiba ada pengendara sepeda motor langsung meremas payudara adik saya," kata AIW, kakak korban, Sabtu (24/1/2026).

AIW menjelaskan, karena kejadian berlangsung sangat cepat, adiknya tidak sempat mengejar pelaku. Namun, korban berhasil mengingat ciri-ciri pelaku beserta kendaraan yang digunakan.

"Pelakunya itu pakai sepeda motor PCX warna putih Nopol W 4150 FU, dengan mengenakan jaket hitam, seragam katelpak biru muda, dan helm merek Honda," tambahnya.

Usai kejadian, korban sempat berusaha mengejar pelaku, namun kalah cepat. Keluarga korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Gresik melalui layanan Lapor Pak Kapolres Cak Rama.

"Adik saya yang berkendara sendirian sempat mengejar setelah kejadian, tapi kalah cepat dengan pelaku. Akhirnya saya lapor Pak Kapolres Cak Rama," tuturnya.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian. Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya membenarkan adanya peristiwa pelecehan seksual tersebut.

"Belum 24 jam telah kita amankan pelaku. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan," kata Arya singkat.

Tak berselang lama, polisi mengungkap identitas pelaku. Pelaku berinisial DWR (22), warga Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Gresik. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan intensif dan pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Dari hasil pemeriksaan, saat di lokasi kejadian, korban mengendarai sepeda motor, tiba-tiba pelaku mendekati korban lalu melakukan pelecehan menggunakan tangan kirinya," kata Arya, Sabtu (24/1/2026).

Setelah mengantongi bukti yang cukup, Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik bergerak cepat dan mengamankan pelaku di kediamannya. "Pelaku diamankan di rumahnya wilayah Cerme," tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku melakukan aksi bejat tersebut karena emosi sesaat.

"Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku kesal karena sebelumnya didahului. Jadi pelaku mengejar korban dan melakukan aksi pelecehan tersebut," pungkas Arya.

Polisi menegaskan pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari komitmen Polres Gresik dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Arya juga mengimbau warga untuk tidak ragu melapor jika menemukan atau mengalami tindak kriminal.

"Silakan hubungi kami jika ada tindakan kriminal serupa atau lainnya. Melalui Lapor Pak Kapolres Cak Rama atau 110," pungkasnya.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads