Motif penipuan wall charging mobil BYD oleh salah satu mantan Sales BYD di Surabaya Juliet Hardiani adalah utang. Ternyata, Juliet juga pernah dilaporkan terkait kasus yang mirip tetapi tak berujung dipidana.
Jaksa Penuntut Umum Saaradinah Salsabila Putri Nuwianza mengatakan Juliet mengaku melakukan penipuan untuk membayar utang. Bahkan, Juliet berutang kepada sejumlah rekannya.
"Dia (Juliet) bilang memang sering mengutang dan membayar utang seperti ini dari beberapa orang. Jadi memang sudah sering," kata Saaradinah saat dikonfirmasi detikJatim, Rabu (20/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaksa wanita yang akrab disapa Saara itu menjelaskan bahwa aksi penipuan yang dilakukan Juliet ini tidak hanya dialami konsumen mobil BYD saja. Juliet diduga melakukannya terhadap orang lain.
"Enggak dijelaskan secara detail. Kalau menurut dia (Juliet) sih tadi yang untuk menutup (utang). Misal nih, orang minta tolong. Minta tolong tadi, 'Tolong bayarin pajak mobilku'. Dia kan bisa langsung, 'Eh nanti saya urusin ke Samsat'. Tapi dia minta upah, seperti itu," kata Saara.
"Nah, itu udah diterima uangnya, tapi kerjaannya belum dilakukan sama dia. Sampai akhir nggak dikerjain, diminta lah balik uangnya oleh orang-orang itu. Banyak, termasuk juga yang lain, barang-barang yang lain. Dia bilang gitu," sambungnya.
Kepada jaksa, Juliet mengaku uang yang seharusnya untuk membayar pajak kendaraan juga digunakan untuk membayar utang. Begitu pula dengan konsumen BYD yang menjadi korbannya, uang yang diperoleh digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
"Akhirnya dia carilah uang, sedangkan uang orang ini udah dia pakai untuk kebutuhan sehari-hari, bayar kosan, bayar makan, katanya ini itu, gitu," imbuhnya.
Dengan adanya kasus penipuan ini, Saara menegaskan belum ada terduga korban lain yang melapor mengalami kejadian serupa. Namun, Juliet mengaku pernah dilaporkan terkait hal serupa tetapi tidak sampai ke meja hijau.
"Kalau untuk perkara ini (penipuan wall charging BYD) sih belum ada Mas. Cuma dari keterangan terdakwa sebelumnya dia pernah dilaporkan juga masalah yang sama, penipuan juga. Dia dilaporkan sama temannya sales juga kalau tidak salah. Cuma nggak lanjut perkaranya," katanya.
