Selain Wali Kota Madiun, Kadis PU Juga Terjaring OTT KPK

Selain Wali Kota Madiun, Kadis PU Juga Terjaring OTT KPK

Sugeng Harianto - detikJatim
Senin, 19 Jan 2026 21:16 WIB
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Thariq Megah (jaket hitam) turut dibawa ke Jakarta setelah terjaring OTT KPK bersama Wali Kota Madiun Maidi
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Thariq Megah (jaket hitam) turut dibawa ke Jakarta setelah terjaring OTT KPK bersama Wali Kota Madiun Maidi (Foto: Dok. Istimewa)
Madiun -

Wali Kota Madiun Maidi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait fee proyek dan dana CSR. Dalam OTT ini, KPK mengamankan 9 orang yang kemudian dibawa ke Jakarta.

"Mengamankan sejumlah 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Timur. Selanjutnya 9 orang diantaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Wali Kota Madiun," Jubir KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Senin (19/1/2026).

Sebelum dibawa ke Jakarta, 9 orang yang diamankan diketahui sempat dibawa ke Polres Madiun Kota. Hal ini dibenarkan oleh Kapolres AKBP Kemas Indra Natanegara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya tadi pihak KPK ke Polres Madiun dalam rangka pemeriksaan, tapi teknis pelaksanaan saya kurang paham, jadi tempat kami fasilitasi," ujar Kemas.

ADVERTISEMENT

Informasi yang dihimpun detikJatim, selain Maidi, salah satu 9 orang yang turut dibawa ke Jakarta yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Thariq Megah.

Thariq tampak berada di Polres Madiun dan masih mengenakan seragam ASN, berjaket hijau tua dan masker putih. Thariq tampak keluar dari ruang unit tipidkor Polres Madiun Kota.

Thariq lantas masuk ke mobil nopol H 1946 RG. Mobil warna hitam itu tepat berada di belakang mobil yang ditumpangi Wali Kota Madiun Maidi. Setelah itu sejumlah personel KPK menyusul keluar mapolres membawa tas ransel dan koper sekitar pukul 17.00 WIB.

Sebelumnya, Wali Kota Madiun Maidi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Kabar ini dibenarkan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

"Benar, hari ini Senin (19/1), tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup, dengan mengamankan sejumlah 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Timur," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (19/1/2026).




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads