Kasus sekeluarga di Kecamatan Besuki, Situbondo, yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumah, hingga kini belum menemukan titik terang. Hal ini menjadi PR besar Kapolres Situbondo yang baru menjabat.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar berjanji akan mengungkap kasus tersebut. Pengungkapan kasus dugaan pembunuhan yang menghebohkan warga itu akan dilakukan dengan sejumlah metode ilmiah.
"Kasus itu menjadi PR khusus, selain kasus-kasus lainnya," kata Bayu, Kamis (15/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayu mengatakan, pihaknya akan mencoba mengungkap kasus tersebut dengan menggunakan metode scientific investigation atau investigasi berbasis metode ilmiah.
"Pun sejumlah kasus serta program dan inovasi yang ditinggalkan kapolres lama," tandas perwira yang sebelumnya bertugas di Ditlantas Polda Jabar itu.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Demung, Kecamatan Besuki, Situbondo, dihebohkan dengan ditemukannya satu keluarga tewas bersimbah darah di dalam rumahnya, Minggu (28/12/2025).
Keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan seorang anak itu ditemukan dalam kondisi mengalami luka sayat di bagian leher. Sang ibu dan anak ditemukan di dalam kamar, sementara suami ditemukan di kamar mandi.
Keluarga tersebut pertama kali ditemukan oleh ayah dari sang istri saat hendak mengantar pesanan belanja pada pagi hari. Ia masuk ke rumah melalui pintu samping yang tidak terkunci.
Polres Situbondo kemudian melakukan penyelidikan secara intensif. Proses penyelidikan juga dibantu tim Inafis Polda Jatim yang turun langsung ke lokasi untuk melakukan identifikasi tempat kejadian perkara (TKP).
