Kodim Jember Selidiki Kematian Anggota yang Dikaitkan Pesta Miras Maut

Kodim Jember Selidiki Kematian Anggota yang Dikaitkan Pesta Miras Maut

Yakub Mulyono - detikJatim
Rabu, 31 Des 2025 23:00 WIB
Kodim Jember Selidiki Kematian Anggota yang Dikaitkan Pesta Miras Maut
Lokasi pesta miras di Jember. (Foto: Istimewa)
Jember -

Kodim 0824 Jember menyelidiki kematian anggotanya yang dikaitkan dengan pesta miras yang tewaskan 4 orang. Pihak Kodim bekerja sama dengan Polres Jember masih melakukan pendalaman guna memastikan kebenaran dugaan itu.

Anggota yang meninggal dan dikaitkan pesta miras itu berinisial PM, pria yang bertugas sebagai Babinsa di salah satu kelurahan di Kecamatan Sumbersari itu meninggal di RS Dinas Kesehatan Tentara (DKT) Jember pada Minggu (28/12) pukul 23.00 WIB. Kematian PM terjadi sehari pascapesta miras di sebuah Kedai di Kecamatan Patrang yang tewaskan 4 orang.

"Yang bersangkutan meninggal di Rumah Sakit DKT setelah beberapa jam mendapat perawatan. Kita kan nggak tahu juga apakah dia meninggal karena terlibat pesta miras itu, ini kan harus diselidiki," kata Komandan Kodim (Dandim) 0824 Jember Letkol Indra Andriansyah, Rabu (31/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, kata Indra, sesuai surat kematian yang dikeluarkan rumah sakit, PM meninggal karena henti jantung. Tidak ada keterangan yang menyebut PM meninggal karena keracunan alkohol atau pun overdosis alkohol.

"Dari pihak rumah sakit, diagnosanya itu henti jantung. Tidak ada indikasi karena miras. Nggak ada keterangan over dosis alkohol, nggak ada. Keterangannya hanya henti jantung saja. Dan tanda-tanda dia bau alkohol juga tidak ada," terangnya.

ADVERTISEMENT

Indra mengakui, pihaknya memang mendapat informasi bahwa PM sebelumnya sering kongkow-kongkow di kedai yang pada saat kejadian dipakai tempat pesta miras. Namun dirinya belum mendapat informasi apakah saat kejadian, PM ikut serta dalam pesta miras.

"Kemarin kami mendapat info kalau yang bersangkutan itu memang beberapa kali ke sana. Tapi yang untuk malam itu (saat pesta miras), masih kami selidiki dulu. Sebab kalau memberi statemen dari yang belum jelas kan nanti malah simpang siur, kan gitu," ujarnya.

"Jadi saya hanya bisa memberikan pernyataan, ada anggota Kodim yang baru meninggal dunia, tapi itu didiagnosanya karena henti jantung saja, tidak ada tanda-tanda kecanduan atau overdosis alkohol," pungkasnya.

Sebelumnya, PM masuk dalam daftar salah satu dari 4 korban meninggal diduga akibat pesta miras di sebuah kedai di Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang. Daftar nama maupun inisial korban tersebut telah beredar luas melalui media sosial (medsos).

Kasatreskrim Polres Jember AKP Angga Riatma saat dikonfirmasi sebelumnya menyebut ada 8 orang menjadi korban akibat pesta miras itu Mereka terdiri atas 7 pria dan satu wanita. Saat ditanya jumlah korban meninggal beserta namanya, Angga menyatakan masih dalam penyelidikan.

"Informasi awal ada 8 orang korban, untuk yang meninggal masih kita lidik, kita dalami," bebernya.

Demikian juga ketika disinggung adanya oknum TNI yang diduga juga menjadi korban, Angga menyebut masih dalam pendalaman. "Masih dalam penanganan dan pendalaman," tandasnya.




(auh/dpe)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads