Identitas Wanita Tewas Bersimbah Darah dalam Kos Pria di Kota Malang

Identitas Wanita Tewas Bersimbah Darah dalam Kos Pria di Kota Malang

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Minggu, 28 Des 2025 17:15 WIB
Identitas Wanita Tewas Bersimbah Darah dalam Kos Pria di Kota Malang
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
Kota Malang -

Seorang wanita di Kota Malang ditemukan tewas bersimbah darah diduga dibunuh di sebuah kamar kos di di Jalan Ikan Gurami Nomor 19, RT 06, RW 06, Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Polisi telah mengantongi identitas korban.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kompol Muhammad Sholeh mengatakan korban diketahui berinisial ST (23), warga Kelurahan Pisangcandi, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

"Identitas korban telah kami kantongi dari hasil pemeriksaan Inafis Polresta Malang Kota," kata Sholeh saat dihubungi awak media, Minggu (28/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk pelaku telah diamankan polisi tidak lama setelah kejadian. Penghuni kos itu adalah Musa Krisdianto Warorowai (29) warga Kabupaten Pasuruan.

"Pelaku, berhasil ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian setelah berupaya kabur. Terkait motif, ada hubungan antara korban dan pelaku. Tetapi hubungan seperti apa masih didalami," terang Sholeh.

ADVERTISEMENT

Persitiwa itu menggegerkan warga sekitar pada Sabtu (27/12) malam. Dari keterangan saksi, awalnya warga sekitar mendengar teriakan pukul 22.15 WIB.

Warga yang mendengar teriakan itu, langsung datang ke rumah kos tempat sumber suara berasal. Mereka kaget melihat pelaku tiba-tiba lari turun sambil membawa pisau.

Saat itu warga tidak berani menghentikan karena takut diserang pelaku. Begitu laki-laki itu sudah kabur warga kemudian bergegas memeriksa ke kamar di lantai dua.

Ketika diperiksa di lantai 2, korban wanita itu ditemukan dalam kondisi tengkurap bersimbah darah dengan luka tusuk pada bagian dada. Kejadian ini segera dilaporkan ke polisi.

Meski sempat ditemukan dalam keadaan masih hidup, namun korban dipastikan meninggal tidak lama setelahnya akibat luka parah yang diderita akibat benda tajam di tubuhnya. Jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.




(dnp/dpe)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads