Pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) rupanya marak terjadi di Surabaya. Kerugian akibat hal ini ditaksir mencapai Rp 250 juta dan bisa mengakibatkan PJU padam.
Kepala Bidang Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Agung Karyadi menerangkan, sejak 12 Februari 2025, total kehilangan kabel mencapai sekitar 2.640 meter dan kerugiannya ditaksir Rp 250.800.000.
Sementara itu, yang jadi sasaran pencurian adalah kabel tanam. Dampaknya bisa memicu PJU padam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kabelnya ini ada di bawah (kabel tanam), karena jaringannya rusak akhirnya (banyak PJU) padam," ujar Agung, Sabtu (29/11/2025).
Menurutnya, pencurian itu terjadi di sekitar 17 lokasi, meliputi jaringan sebanyak 88 tiang gawang PJU.
Sejumlah titik yang jadi sasaran pencurian antara lain di Jalan Tunjungan sisi timur, Jalan Panglima Sudirman sisi barat, Frontage Timur Jalan A. Yani, serta Jalan Pemuda sisi selatan.
Pencurian serupa turut terjadi di kawasan Jalan Gubernur Suryo, Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Indrapura, serta Jalan Urip Sumoharjo.
Ia pun menduga bahwa aksi pencurian kabel tersebut dilakukan secara terorganisir yakni berkelompok atau berkomplot.
Akibat peristiwa ini, Dishub Kota Surabaya mengambil langkah tegas dengan berkoordinasi bersama pihak kepolisian agar para pelaku segera teridentifikasi.
"Kami sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait ini, supaya pencurinya bisa segera tertangkap," pungkas Agung.
(irb/hil)











































