Barang Bukti Pembunuhan Mahasiswa UB yang Disita Segera Dikembalikan

Barang Bukti Pembunuhan Mahasiswa UB yang Disita Segera Dikembalikan

Muhammad Aminudin - detikJatim
Jumat, 11 Nov 2022 16:00 WIB
Terdakwa pembunuh mahasiswa UB saat menjalani persidangan online.
Foto: Istimewa/dok Jaksa
Malang -

Pembunuh Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang Bagus Prasetya Lazuardi divonis seumur hidup. Usai vonis, seluruh barang bukti segera dikembalikan.

Ketua Majelis Hakim Guntur Nurhadi yang membacakan vonis seumur hidup terhadap Ziath Ibrahim Bal Biyd (37) di Pengadilan Negeri Kepanjen, Malang pada Jumat (11/11/2022).

Setelah pembacaan vonis seumur hidup tersebut jaksa yang menangani penuntutan kasus itu dari Kejari Kepanjen akan mengembalikan barang bukti yang sebelumnya disita.

Kasubsi Pidum Kejari Kepanjen Rendy Aditya Putra menyebutkan, barang yang disita itu di antaranya uang tunai yang dirampas dari korban, jam tangan milik, dan mobil milik korban.

Rendy menyatakan bahwa jaksa akan mengembalikan barang-barang tersebut kepada orang tua Bagus Prasetya Lazuardi dalam waktu dekat ini.

"Sedangkan untuk barang-barang lain seperti pakaian, dimusnahkan," ujar Rendy kepada detikJatim, Jumat (11/11/2022).

Rendy mengatakan vonis hakim sesuai tuntutan jaksa. Terdakwa dihukum sesuai pasal berlapis, yakni pasal 340 KUHP pembunuhan berencana, pasal 338 KUHP terkait pembunuhan, dan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Dalam proses persidangan itu, kata Rendy, tidak ada hal-hal yang meringankan terdakwa. Karena perbuatan terdakwa menimbulkan duka mendalam bagi keluarga.

"Tidak ada hal-hal yang meringankan terdakwa dalam persidangan itu. Karena perbuatan terdakwa menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban," katanya.

Ada pun persidangan dengan terdakwa Ziath yang merupakan warga Jalan Kyai Tamin, Kota Malang itu dilakukan secara daring sebanyak 10 kali, selama kurang lebih 4 bulan.

Kasus pembunuhan Lazuardi terjadi pada April 2022 lalu. Bermula ketika terdakwa datang ke rumah korban dengan alasan memberi oleh-oleh.

Terdakwa lantas mengajak korban keluar dengan mobil Toyota Innova milik korban. Di dalam mobil itulah pembunuhan terjadi.

Pelaku mengencangkan sabuk pengaman korban lalu membekap seluruh kepala korban dengan kantong plastik selama 7 menit hingga korban kehabisan napas dan meninggal.

Terungkap dalam persidangan itu motif pembunuhan oleh pelaku. Selain untuk menguasai harta korban, terdakwa ternyata juga menaruh hati pada anak tirinya yang merupakan pacar korban.



Simak Video "Terkuak! Dokter Muda UB Tewas di Tangan Ayah Tiri Kekasihnya"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)