Mayat Dalam Selang di Jombang Ternyata Kakek Pikun yang Hilang 3 Pekan

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Sabtu, 13 Agu 2022 16:48 WIB
mayat dalam selang di jombang
Polisi mengevakuasi mayat dalam selang. (Foto: Dok. Polsek Megaluh)
Jombang -

Mayat pria dalam selang irigasi di sawah Dusun Kedungboto, Desa Balongsari, Megaluh, Jombang terungkap atas nama Rohmat (77). Warga Desa Tawar, Gondang, Mojokerto ini menghilang sejak 3 pekan lalu karena sudah pikun.

"Korban memang sering hilang dari rumahnya. Sebelum ini juga hilang, berhasil ditemukan di wilayah Mojokerto sendiri," kata Kapolsek Megaluh Iptu Wawan Purwoko kepada wartawan, Sabtu (13/8/2022).

Rohmat kembali menghilang pada 20 Juli 2022. Satu hari kemudian, kata Wawan, anak-anaknya melaporkan kehilangan korban ke Polsek Gondang di Kabupaten Mojokerto.

"Akhirnya ditemukan di Jombang. Korban sudah pikun, keluar rumah tidak bisa kembali," terangnya.

Namun, kali ini Rohmat ditemukan sudah tidak bernyawa. Jenazahnya yang sudah rusak dibawa ke RSUD Jombang. Anak-anak kandungnya berhasil mengenali Rohmat dari baju dan jam tangan yang ia pakai.

"Jenazah sudah diambil keluarganya di RSUD Jombang," jelas Wawan.

Mayat Rohmat pertama kali ditemukan Sholeh (50), petani asal Dusun Kedungboto pada Kamis (11/8) sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, Sholeh mengatur pengairan untuk sawah di dusun tersebut. Namun, selang tersebut tersumbat sehingga air tak bisa mengalir.

Sholeh lantas menelusuri penyebab tersumbatnya selang air. Ia menemukan selang berdiameter sekitar 100 cm itu menggelembung di satu titik. Setelah ia robek menggunakan sabit, ternyata terdapat mayat pria di dalam selang air.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Megaluh, korban diperkirakan sudah tewas lebih dari 7 hari. Karena kondisi mayatnya sudah membusuk dan rusak sehingga sulit dikenali. Korban memakai baju takwa hijau dengan garis-garis hitam, tanpa pakaian bawah, serta jam tangan hitam merek Mason.

Polisi memperkirakan mayat Rohmat hanyut dari anak Sungai Brantas ke saluran irigasi di Dusun Kedungboto. Para petani setempat biasa mengalirkan air dari sungai ke saluran irigasi menggunakan selang besar untuk mencegah kebocoran. Air dari sungai dialirkan ke selang tanpa mesin pompa.



Simak Video "Sopir yang Gagalkan Penangkapan Mas Bechi Ditangkap!"
[Gambas:Video 20detik]
(dte/dte)