Mayat Pria Dalam Selang di Jombang Diduga Hanyut dari Sungai

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Kamis, 11 Agu 2022 19:16 WIB
mayat dalam selang di jombang
Polisi melakukan olah TKP di lokasi (Foto: Dok. Polsek Megaluh)
Jombang -

Penemuan mayat pria di dalam selang irigasi menghebohkan warga Dusun Kedungboto, Desa Balongsari, Megaluh, Jombang. Polisi menduga mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut masuk ke selang setelah hanyut di sungai.

Kapolsek Megaluh Iptu Wawan Purwoko mengatakan selama ini para petani di Dusun Kedungboto menggunakan selang air untuk irigasi lahan pertanian. Air dari anak Sungai Brantas dialirkan ke selang terpal dengan diameter sekitar 100 cm tersebut tanpa menggunakan mesin pompa.

Selang jumbo itu dipasang di sepanjang saluran irigasi dengan tujuan air tidak bocor. "Kemungkinan mayat itu hanyut dari sungai mengikuti aliran air sampai masuk ke selang. Kemudian tersangkut di dalam selang," kata Wawan kepada detikJatim, Kamis (11/8/2022).

Mayat pria ini pertama kali ditemukan Sholeh (50), petani asal Dusun Kedungboto pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, Sholeh mengatur pengairan untuk sawah di dusun tersebut.

Namun, selang tersebut tersumbat sehingga air tak bisa mengalir. Sholeh lantas menelusuri penyebab tersumbatnya selang air. Ketika itu, ia menemukan selang menggelembung di satu titik. Setelah ia robek menggunakan sabit, ternyata terdapat mayat pria di dalam selang air itu.

"Untuk mengeluarkan mayat dari selang, Pak Sholeh merobek selang pakai sabit," jelas Wawan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Megaluh, kata Wawan, korban diperkirakan sudah tewas lebih dari 7 hari. Karena kondisi mayatnya sudah membusuk dan rusak sehingga sulit dikenali.

Sampai petang tadi, polisi belum berhasil mengidentifikasi mayat pria ini. Mayat tersebut berada di kamar jenazah RSUD Jombang untuk diautopsi. Korban memakai baju takwa hijau dengan garis-garis hitam, celana panjang cokelat muda, serta jam tangan hitam.



Simak Video "Sopir yang Gagalkan Penangkapan Mas Bechi Ditangkap!"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)