8 Maling Motor dan 4 Penadah di Probolinggo Digulung

M Rofiq - detikJatim
Rabu, 10 Agu 2022 10:14 WIB
Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sabani rilis tersangka curanmor
Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa'bani rilis tersangka curanmor (M Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

Sebanyak 12 tersangka kasus pencurian kendaraan motor (Curanmor) ditangkap Satreskrim Polres Probolinggo Kota. Ke-12 tersangka itu yakni 8 pelaku pencurian dan 4 orang merupakan penadah.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa'bani mengatakan penangkapan tersangka curanmor ini dilakukan sejak sebulan ini atau sejak bulan Juli. Menurut Wadi penangkapan ini merupakan bentuk keseriusan pihaknya dalam menangani maraknya curanmor di wilayahnya.

"Hasil tangkapan kami bentuk keseriusan kami dalam mengungkap kasus curanmor yang lagi marak belakangan ini," ujar AKBP Wadi, Rabu (10/8/2022).

Selain menangkap 12 orang, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Antara lain 8 unit motor, 1 unit sepeda angin, kunci T dan sejumlah pakaian milik pelaku yang digunakan saat beraksi.

Wadi menambahkan para pelaku selama ini beraksi secara acak di Kota Probolinggo. Mereka juga selalu memanfaatkan kelengahan pemilik motor yang tengah terparkir. Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dengan menambahkan kunci ganda.

"Lokasi pencurian motor beragam, halaman maupun dalam rumah, halaman kantor dan tempat parkir umum. Kami mengimbau warga agar memarkir motornya di lokasi yang bisa terawasi. Selain itu, melengkapi motor dengan kunci ganda," imbau Wadi.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Jamal juga mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati membeli motor seperti menenyakan kelengkapan surat. Karena jika tidak, maka pembeli itu akan dianggap sebagai penadah.

Jamal bersama jajarannya sendiri telah berkomitmen akan memberantas aksi curanmor dari hulu sampai hilir, dari pelaku hingga penadahnya. Sebab potensi pencurian akan selalu ada jika masih ada permintaan dan pasarnya.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat membeli motor. Kalau surat-surat kendaraan tak lengkap jangan dibeli. Sebab, jika kedapatan menerima hasil dari kejahatan bisa dikenakan tindak pidana," tegas AKP Jamal.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedelapan tersangka curanmor itu dijerat Pasal 363 KHUP, Tentang Pencurian Dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun. Sedangkan untuk empat penadah dikenakan Pasal 480 KUHP.

Berikut daftar tersangka kasus curanmor yang ditangkap polisi:

Tersangka pelaku curanmor berinisial:

1. SSP (17), warga Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.
2. RN, (19), warga Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.
3. AK (34) Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.
4. AS (28) Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.
5. MPB (24), warga Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.
6. J (23), warga Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.
7. H (29), warga Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang.
8. F (34), warga Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, (Ditahan di Polres Lumajang).

Tersangka berperan sebagai penadah motor hasil pencurian:

1. N (34), warga Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.
2. S (54), warga Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.
3. H (38), warga Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.
4. GS (38), warga Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.



Simak Video "Polisi Ringkus 14 Pelaku Curanmor di Cianjur, 4 di Antaranya Residivis"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/fat)